PKBI Sulteng Kembali Buka Posko Layanan KESPRO Gratis

oleh -

Tim kesehatan PKBI Posko Pombeve saat melakukan layanan kesehatan di salah satu lokasi Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Sigi. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali membuka posko layanan kesehatan gratis bagi korban bencana alam 28 September 2018 lalu, khusus melayani Kesehatan Reproduksi (Kespro) bagi para korban bencana.

Bidan Anggi, salah satu bindan yang terlibat langsung dalam program kemanusiaan PKBI dari tahap pertama hingga tahap kedua ini. FOTO : IST  

“Posko layanan Kespro yang kita buka kali ini, adalah lanjutan dari program sebelumnya. Program ini adalah SPRINT Humanitarian yang mendapat sokongan dana dari IPPF yang berpusat di Australia,” ujar Direktur Eksekutif Daerah PKBI Sulteng, Yospina Liku La’bi, SE.,MA kepada sultengnews.com belum lama ini.



Dikatakan, untuk tahap kedua ini PKBI hanya membuka dua posko layanan Kespro yakni di Desa Loli Pesua, Kabupaten Donggala dan Desa Pombeve Kabupaten Sigi. Semua masyarakat yang datang dilayani secara cuma – cuma alias gratis.

Kedua posko ini kata Yospina, melayani pengobatan gratis kepada masyarakat korban bencana khususnya yang mengeluhkan masalah kesehatan resproduksi seperti pemeriksaan ibu hamil, pengobatan bayi, pemasangan KB baik kondom, Pil, suntik, implant,  maupun IUD, serta konsultasi mengenai layanan kespro lainnya.

“Jadi, semua masyarakat yang bermukim di dekat tenda posko kita yakni di Loli Pesua dan Pombeve, silahkan datang melakukan pemeriksaan kesehatan khusus Kespro karena semuanya gratis,” ujar Yospina.

Bidan Anggi, salah satu bidan yang terlibat langsung di program kemanusiaan ini mengatakan, khusus di tenda posko pombeve masyarakat korban bencana yang telah mendapatkan hunian sementara (Huntara) disekitar tenda PKBI sangat antusias datang melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Sejak tahap pertama yang berlangsung dari Oktober 2018 sampai Maret 2019, hingga tahap kedua ini yang rencana berlangsung dari Mei hingga Juli 2019 mendatang, masyarakat sangat antusias datang melakukan pemeriksaan kesehatan ke posko PKBI ini,” katanya saat ditemui media ini di lokasi posko Desa Pombeve, Rabu (29/5/2019).

Menurut bidan yang murah senyum ini, rata – rata pasien yang datang memeriksakan kesehatan ke tenda Kespro PKBI mencapai 20 hingga 30 orang setiap harinya. Ada yang datang minta untuk melakukan pemasangan KB, ada yang memeriksakan bayi dan anaknya, serta ada juga yang datang sekedar konsultasi semata.

“Kita yang bertugas di lapangan, prinsipnya siap siaga melayani semua masyarakat yang datang melakukan pemeriksaan serta layanan pemasangan KB. Bahkan pasien umum yang datang juga kita layani,” ujar bidan Anggi.



Dia menambahkan, untuk menjangkau semua masyarakat khususnya korban bencana, biasa tim lapangan sering juga melakukan layanan kesehatan mobile dengan mendatangi lokasi – lokasi huntara yang jauh dari tenda PKBI.

“Kita biasa mobile melayani pemeriksaan kesehatan warga dengan mendatangi lokasi – lokasi huntara yang jauh dari posko. Alhamdulilah, setiap kali tim kesehatan datang, warga sangat antusias melakukan pemeriksaan kesehatannya baik kespro maupun penyakit umum,” tuturnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *