Pj. Sekdaprov Pimpin Rapat Rencana Misi Dagang Sulteng-Kaltim

oleh -
Pj. Sekertaris Daerah, Ir. H. M. Faisal Mang, MM memimpin rapat pertemuan persiapan misi dagang dan investasi Provinsi Sulawesi Tengah-Kalimantan Timur bertempat di ruang Kerja Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Jum’at 1 April 2022. FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Tengah melalui Pj. Sekertaris Daerah, Ir. H. M. Faisal Mang, MM memimpin rapat pertemuan persiapan misi dagang dan investasi Provinsi Sulawesi Tengah-Kalimantan Timur bertempat di ruang Kerja Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Jum’at 1 April 2022.

Turut hadir pada kesempatan itu pejabat Disprindag, Dinas PMPTSP, APJI, Kadin, HIPMI, Asosiasi Coklat, Asosiasi Bawang Goreng, Asosiasi Sarung Donggala, Koperasi RMP, Asosiasi Kopi Sulteng, Tenaga Ahli Gubernur Dr. Yunan Lampasio, M.Si, Tenaga Ahli Andika, Kepala Sekretariat Tenaga Ahli Andi Airil Patalau serta pihak terkait lainnya.

Kegiatan misi dagang dimaksudkan untuk memperluas dan memperkuat jaringan perdagangan di Kalimantan Timur sebagai pintu masuk logistik Ibu Kota Negara (IKN) dengan tujuan utama jaringan perdagangan kuat, menjamin ketersediaan stok dagangan produk unggulan Sulawesi Tengah di Kalimantan Timur, mengenalkan produk unggulan Sulawesi Tengah serta terjalinnya perdagangan kuat antara pelaku usah di Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pj. Sekdaprov meminta agar OPD terkait segera menindaklanjuti MoU antara Gubernur Sulawesi Tengah dengan Gubernur Kalimantan Timur dan bergerak cepat sesuai visi-misi Gubernur-Wakil Gubernur.

Untuk itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng diharapkan agar segera mendesain pertemuan dengan Provinsi Kalimantan Timur, mengidentifikasi komoditi unggulan serta melakukan pertemuan dagang membawa pelaku usaha yang memiliki komoditi unggulan dimaksud dengan melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Sulawesi Tengah.

Pj. Sekdaprov juga menyampaikan agar pihak terkait mempersiapkan poin pembicaraan terkait suplay dan potensi barang dan mempertimbangkan karakteristik antara Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Kalimantan Timur yang berbeda.

Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur Dr. Yunan Lampasio, M.Si menjelaskan bentuk kerjasama perdagangan dengan metode bisnis to bisnis. Untuk itu, agar segera dipersiapkan hal yang berkaitan dengan volume produksi, contoh, kemasan serta brosur.

Pertemuan dimaksud dalam rangka menindaklanjuti hasil MoU antara Gubernur Sulawesi Tengah dengan Kalimantan Timur beberapa waktu yang lalu sekaligus membahas sistem pengelolaan yang akan disepakati.

Bentuk misi perdagangan dilakukan secara langsung oleh pelaku UMKM dengan mempromosikan produk di Kalimantan Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.