Pimpinan dan Anggota DPRD Sulteng Kunker Koordinasi dan Komunikasi di Banggai

oleh -
Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), foto bersama usai kunjungan koordinasi dan komunikasi di Kabupaten Banggai. FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

BANGGAI, SULTENGNEWS.COM – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Muhammad Arus Abdul Karim dan H. Muharram Nurdin, S.Sos,.M.Si, serta Anggota DPRD Sulteng Sri Indrianingsi Lalusu dan Yahdi Basma beserta anggota lainnya DPRD Provinsi Sulteng dan juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada lingkup pemerintah Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini diterima langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka di ruang rapat umum kantor Bupati.

Dalam pertemuan ini, ada beberapa hal yang menjadi pembahasan utama dalam meningkatkan Kerjasama Antara DPRD Provinsi Sulteng dan Mitra terkait Kabupaten Banggai yang terletak di pesisir pantai Jazirah Timur Pulau Sulawesi yang menjadi simpul pengembangan, karena berhadapan langsung dengan perairan laut yang kaya potensi seperti teluk Tomini, laut Maluku dan Teluk Tolo menjadi pintu masuk utama bagi jalur perdagangan, distribusi logistik dan mobilitas orang dikawasan timur Sulawesi.

Kabupaten Banggai memiliki potensi yang sangat menjanjikan pendapatan regional utama dari sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, pertambangan dan penggalian serta konstruksi.

Kemajuan tersebut akan ditingkatkan melalui konsep pembangunan, maka tantangan yang akan dihadapi serta isu-isu strategis terwujudnya Banggai maju, mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal sembilan program aksi pemerintah yaitu gratis pelayanan kesehatan.

Dalam pertemuan ini, Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Hj. Sri Indraningsih Lalusu, MBA menyatakan beberapa poin penting untuk kemajuan Kabupaten Banggai khususnya, Sulteng antara :

  1. Permasalahan pada bidang kesehatan, DPRD Sulteng siap menjadi terminal dengan mendatangkan salah satu ahli bedah dari Makassar tenaga jasa gratis oprasi sumbing dan lain-lain untuk sinegritas antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten Banggai pada bidang kesehatan begitu pula pada bidang lainnya.
  2. Pada Bidang Perikanan, DPRD Sulteng juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan beberapa investor terkait pemanfaatan hasil budi daya ikan mujair untuk di ekspor keluar negeri sebagai komoditi yang dapat meningkatkan PAD Daerah dan dapat membuka lapangan kerja, sehingga program pengentasan kemiskinan dapat terwujud karena data kemiskinan yang ada di Kabupaten Banggai yang cukup signifikan, sehingga perlu adanya inovasi dan pemanfaatan dalam segala sektor.
  3. DPRD Sulteng berupaya secara maksimal meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya dengan peningkatan sarana prasarana perbaikan sekolah yang tidak layak. Salah satu bentuk tindakan tanggap dari Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah adalah segera membangun kembali SMK III luwuk yang terbakar, sehingga peran aktif pemerintah dapat terwujud dan cepat terealisasi demi mewujudkan sistem pendidikan yang tepat dengan fasilitas yang memadai kemudian juga untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Sulawesi Tengah dalam hal pariwisata, maka DPRD Sulteng menganggap perlu adanya sekolah kejuruan bidang pariwisata pada tiap-tiap daerah untuk dapat meningkatkan tenaga profesional pada pengembangan potensi wisata di daerahnya.

Sementara anggota DPRD Provinsi Sulteng, Yahdi Basma, SH pertemuan dalam rangka koordinasi dan komunikasi pimpinan dan anggota DPRD bersama Pemkab Banggai, merupakan topik penting sehingga menjadi visi kita kedepan, karena Banggai mempunyai tiga pintu yang bisa disebut kota Of The Book dan kami berharap agar kita semua dapat memaksimalkan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Banggai, karena ini merupakan aset yang penting untuk kemajuan kita bersama.

Dalam sesi tanya jawab Bupati Banggai, menanggapi ada beberapa hal yang menarik salah satunya tentang aset daerah Provinsi Sulteng yang ada di Kabupaten Banggai terbengkalai.

Sebagai contoh antara lain, Terminal KM 8, Terminal Bunga/Unjulan, Pelabuhan, Gedung Transito serta tanah dan lainnya yang sekarang ada beberapa dijadikan kos-kosan diharapkan agar Pemerintah Provinsi dapat dihibahkan ke Pemkab Banggai agar dapat dimanfaatkan serta mengoptimalkan dengan baik, karena ini salah satu tugas besar Pansus Aset untuk kedepan dan kucuran dan Transfer dari Provinsi diharapkan dapat Terealisasi lebih awal pada TW II. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.