Petani Desa Palasa Datangi Kantor Camat Desak Perbaikan Irigasi

oleh -
Suasana petani sawah audience bersama Camat Palasa, Baharuddin, Kepala UPTD Pertanian, Kalsum Makaramah. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sejumlah petani di Kecamatan Palasa mendatangi kantor Camat Palasa untuk mendesak perbaikan irigasi pengairan ke areal persawahan.

Kekeringan air di irigasi sejak 2019 menjadi keluhan dari petani sawah untuk disegerakan ada perbaikan, disamping itu juga petani menginginkan alternatif sementara adanya aliran air ke areal persawahan, karena sudah masuk musim tanam.

Pemuda Kecamatan Palasa, Alfath Dirgantara yang iniasiator Gerakan Petani Palasa Menggugat (P2M) mengatakan, tuntutan untuk perbaikan irigasi murni atas keresahan dari petani sawah.

“Ini murni dari keresahan petani sawah, karena pemerintah kecamatan tidak begitu respon dengan permasalahan petani sawah,”ujar Al-Fath Dirgantara, di aula kantor Camat Palasa, Jumat (23/10/2020).

Dia mengungkapkan, masalah yang disampaikan tadi upaya pemerintah untuk segera melakukan penanganan perbaikan irigasi, karena petani saat ini masuk dalam Okmar (Oktober-Maret) atau masa tanam.

“Namun, saat ini petani terkendala dengan air, sebab bentangan air yang dikerjakan petani secara swadaya bersama Danramil di Kecamatan Palasa mengalami kerusakan,”ungkapnya.

Dirga menyebut, dalam pertemuan tersebut, Camat Palasa merespon baik, dengan berkordinasi salah satu perusahaan batu pecah yang bekerja di Desa Palasa Tangki untuk meminta bantuan alat berat menggali bekerja di pintu irigasi, walaupun itu hanya bersifat sementara.

Diterangkan, opsi kedua Camat Palasa akan mempertemukan petani sawah dengan Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, atas kesediaannya bupati itulah juga diharapkan.

Dalam kesempatan itu, Camat Palasaz Baharuddin,SE menyatakan, siap untuk mempertahadapkan petani sawah bersama pemuda untuk bertemu dengan Bupati Parimo membicarakan terkait permasalahan irigasi, hanya saja masih menunggu kesediaan dari bupati.

“Kapan kesediaan petani sawah dan pemuda untuk menghadap bupati, karena bupati sekarang ini ada di Tinombo, tidak jauh-jauh, dengan dasar ini aspirasi dari petani sawah,”ucapnya.

“Jadi kalau itu aspirasi dari petani sawah dan pemuda, saya siap untuk membawa kesana,”tambahnya.

Baharuddin menuturkan, sesuai penyampaian Bupati Parimo untuk bantuan perbaikan irigasi di Kecamatan Palasa akan di upayakan pada anggaran tahun 2021, karena pada tahun 2020 belum ada anggaran sekaitan dengan hal itu.

Sementara itu, salah satu petani sawah Kecamatan Palasa, Talib menegaskan, jika menunggu anggaran pada tahun 2021, maka sawah tidak akan bisa dikerja, apalagi saat ini petani sudah masuk dalam masa musim tanam.

“Kita inginkan airnya ke areal persawahan itu masuka di bukan ini bukan menunggu nanti tahun 2021,”tegasnya.

Dia juga menambahkan, petani sawah sudah beberapa kali kerja secara swadaya untuk perbaikan irigasi, namun selalu jebol bentangan dari karung yang di isi pasir, sehingga dia meminta untuk pihak pemerintah segera menindaklanjuti permasalahan terhadap petani sawah.

“Kami sudah beberapa kali kerja secara swadaya, tapi bentangan itu masih saja rusak, jadi kami tolong pak camat memberikan solusi,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *