Pesan Liar Beredar Tinggalkan Mamuju, Kepala BPBD Sulbar : Belum Ada Pengumuman Terkait Itu

oleh -
Tukang becak saat melintasi di jalan Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sulbar. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

SULBAR, SULTENGNEWS.COM – Pesan liar yang beredar di pesan Whatsapp untuk meninggalkan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Dikonfirmasi kepada Kepala BPBD Sulbar, Darno Majid mengatakan, bahwa pesan itu tidak benar.

Darno mengungkapkan, Pemerintah Sulbar belum sama sekali memberikan informasi sekaitan warga untuk meninggalkan Sulbar.

“Sampai saat ini belum ada pengumuman dari pemerintah terkait itu,”kata Darno Majid kepada sultengnews, Minggu (17/01/2021).

Salah satu warga Kabupaten Mamuju, Ardi (29) menyebutkan, bahwa pesan liar itu sempat membuat takut seluruh warga di Kabupaten Mamuju.

Bahkan, kata dia, sudah banyak warga ke daerah lain untuk meninggalkan Kabupaten Mamuju.

“Pesan itu buat panik warga, sudah ada warga yang pergi meninggalkan Kabupaten Mamuju,”sebutnya.

“Saya juga merasa resah dengan info itu, karena dikatakan gempa bisa melebihi Palu,”tambahnya.

Adapun pesan itu berbunyi seperti ini : sdh tepat Bu kabalai mengintruksikan kami utk keluar mamuju….hasil rakor malam ini bbrapa jam yg lalu yg dihadiri Gub, forkopimda, BMKG pusat, Kepala BNPB pusat…..semua yg mngikuti rapat trsebut trmasuk insan pers berubah tegang setelah mndengar pnjelasan Jubir BMKG pusat bahwa bencana ini akan lbh brpotensi melebihi Palu…..jd mmang dihrapkan tmn2 bisa mnggalkan mamuju sesegera mngkin…..

Bhwa BMKG menarget akan ada gempa 7.0 SR atau bisa lebih…..dan ada potensi tsunami dan likuifaksi……

Maaf bu kabalai dan tmn2 skalian bhwa tdk ada maksud sy membuat rasa cemas atau menakut2i tp sy merasa info ini wajib sy share utk kewaspadaan dan bahan prtimbangan tmn2.

Sementara, rekomendasi resmi dari BMKG di salah satu poinnya menyebut, untuk gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulbar. Masyarakat diminta TIDAK PERCAYA berita bohong (hoax) mengenai prediksi dan ramalan gempa yang akan terjadi dengan kekuatan lebih besar dan akan terjadi tsunami. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *