Pertamina Diminta Transparan Terkait Distribusi LPG 3 Kg

oleh -

PALU, SULTENGNEWS.comMenyikapi adanya kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kabupaten/kota se Sulawesi Tengah,  Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Tengah meminta agar pihak Petamina Persero dapat secara terbuka menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait alokasi distribusi gas LPG 3 Kg dalam kurun waktu tahun 2018 ini.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Tengah, Irfan Denny Pontoh melalui rilisnya kepada sultengnews.com, Selasa (2/1/2017).

Menurut Irfan, KI Sulteng  juga meminta agar Pertamina terbuka atau transparan terkait alokasi ketersediaan gas LPG 3 Kg dalam menghadapi perayaan hari-hari besar umat beragama di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami minta pertamina terbuka soal informasi alokasi distribusi, termasuk besaran alokasi distribusi gas LPG 3 Kg diseluruh agen/penyalur serta pengecer resmi yang ada diseluruh wilayah kabupaten/kota sampai tingkat wilayah kelurahan/desa,”ujar Irfan Denny Pontoh.

Irfan menjelaskan, informasi terkait alokasi distribusi gas LPG ini menjadi bagian dari kewajiban Pertamina Persero sebagai badan publik yang harus tunduk dan taat dengan amanat UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

“Informasi alokasi distribusi gas LPG 3 Kg di agen dan pengecer masuk kategori informasi publik yang bersifat harus diumumkan,  karena hal ini menyangkut kebutuhan primer yang menjadi hajat hidup orang banyak,”ujarnya.

“Informasi terkait itu, dapat disampaikan melalui media pengumuman yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, baik melalui website resmi Pertamina Sulteng, melalui media cetak atau elektronik serta dapat disampaikan resmi ke perangkat pemerintah sampai ditingkat kelurahan dan desa,”ujar Irfan menambahkan

Irfan menjelaskan, dengan adanya keterbukaan informasi terkait alokasi distribusi gas LPG 3 Kg, setidaknya akan mengurai benang kusut sebab terjadinya kelangkaan gas LPg 3 Kg selama tahun 2017 lalu. IJR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *