Penutupan Jalur Masuk Tolitoli Diperpanjang 33 Hari Kedepan

oleh -
Bupati Tolitoli, Hi. Moh. Saleh Bantilan saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid - 19 di Tolitoli. FOTO : IST

TOLITOLI, SULTENGNEWS.COM – Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli dalam melindungi warganya dari ancaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), jalur masuk ke kabupaten itu diperpanjang lagi hingga 33 hari kedepan.

Penutupan sementara jalur masuk tahap ketiga ini, berbeda waktunya dengan tahap pertama dan tahap kedua yang masing-masing hanya 14 hari. Tahap ketiga ini mulai berlaku tanggal 27 April 2020 Jam 00.00 wita sampai tanggal 29 Mei 2020 atau selama 33 hari.

Batas waktu penutupan sementara tahap ketiga itu, disesuaikan dengan masa berakhirnya tanggap darurat bencana Covid-19 yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Jalur masuk ke Tolitoli yang hingga kini masih ditutup dan dijaga ketat aparat keamanan. FOTO : IST

Keputusan untuk memperpanjang penutupan sementara jalur masuk ke Tolitoli itu, diambil dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lipu pada sabtu malam (25/4/2020) dipimpin oleh Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perangkat daerah terkait serta Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Tolitoli.

Rakor ini digelar mengingat penutupan sementara jalur masuk tahap kedua akan berakhir pada Minggu malam tanggal 26 April 2020 jam 00.00 wita.

Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH mengatakan, Pemda Tolitoli tetap berkomitmen untuk mencegah masuknya virus Corona ke wilayah Kabupaten Tolitoli melalui pergerakan orang dalam jumlah yang besar.

Olehnya itu, Bupati meminta kepada warganya yang saat ini masih berada di luar daerah agar bersabar dengan kondisi ini untuk jangan dulu pulang ke Tolitoli. Apalagi saat ini ada larangan mudik yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah.

“Di Bulan Ramadan ini, mari kita sama-sama berdoa agar wabah virus ini cepat berakhir sehingga kehidupan keagamaan, sosial dan ekonomi kita akan kembali normal,” harap Bupati. ***

Sumber : Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *