Penggalangan Dana Marak, Alamat dan Nama Adik Mastur Yang Disebut Ibu Misna Fiktif (Bagian 7)

oleh -
Inilah Foto Dede Aroyan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat di rawat di Ruang ICU yang diprint lalu ditempelkan di kardus untuk keperluan penggalangan dana di beberapa lampu merah di Kota Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Keterangan yang disebutkan Ibu Misnawati atau Misna terkait keberadaan adik Mastur dan alamatnya di Jalan Veteran, rupanya tidak benar alias fiktif.

Saat dikonfirmasi redaksi sultengnews.com pada Minggu (27/12/2020), Misnawati menyebutkan bahwa adik Mastur tidak dirawat di Rumah Sakit (RS) Undata sesuai keterangan anggotanya saat penggalangan dana di lampu merah Tawaeli. Namun dirawat di rumah tantenya, karena berat badannya tidak sesuai dengan usianya sehingga tidak jadi dirawat di RS Undata.

Misnawati lalu menyebutkan bahwa alamat rumah tempat dirawatnya adik Mastur berada di Jalan Veteran tidak jauh dari situ ada pembelokan ke kiri, masuk dan rumahnya warna biru.

Berdasarkan keterangan Misnawati itu, redaksi sultengnews.com lalu melakukan penelusuran untuk mencari alamat rumah yang disampaikan Misnawati. Penelusuran dimulai dari lampu merah jalan Veteran terus ke atas sampai memasuki Kelurahan Lasoani. Selama penelusuran itu, tidak ada satupun jembatan yang ditemukan di Jalan Veteran, Kelurahan Tanamodindi berdasarkan keterangan Misnawati sebelumnya.

Bahkan Linmas Kelurahan Tanamondidi, Adi saat ditemui redaksi sultengnews.com di kantor Kelurahan Tanamondidi juga menyampaikan bahwa memang di Jalan Veteran tidak ada jembatan.

“Di jalan Veteran tidak ada jembatan. Mulai dari lampu merah bawah itu sampai Kelurahan Lasoani, tidak ada jembatan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kelurahan Tanamodindi, Selasa (29/12/2020).

Untuk menguatkan pernyataannya itu, Adi memperlihatkan peta Kelurahan Tanamondidi dan Google Map bahwa memang tidak ada jembatan di Jalan Veteran.

“Ini bisa dilihat juga di Google Map, tidak ada jembatan,” terangnya.

Dari hasil penelusuran redaksi sultengnews.com itu, dapat dipastikan bahwa alamat rumah tempat dirawatnya adik Mastur sama sekali tidak ada. Bahkan adik Mastur yang mereka tempelkan fotonya di kardus penggalangan dana, juga dapat di pastikan fiktif.

Redaksi sultengnews.com lalu mencoba menghubungi kembali Misnawati untuk menanyakan kembali kebenaran alamat dan keberadaan adik Mastur, namun tidak ada lagi tanggapan sama sekali. Chat WhatsApp yang dikirim redaksi juga sudah tidak direspon lagi. Bahkan berkali – kali ditelfon sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Hasil penelusuran di Sosial Media (Sosmed) dan Google, ditemukan informasi bahwa nama Mastur adalah nama orang tua dari anak bernama Dede Aroyan yang juga menderita penyakit jantung bocor dan penyumbatan pembuluh darah.

Muhammad Mastur, lalu memposting permintaan bantuan dana di akun Facebook miliknya dan disertai foto – foto Dede Aroyan. Foto Dede Aroyan inilah yang diduga kuat diprint oleh Misnawati, lalu ditempelkan di kardus untuk permintaan sumbangan.

Foto Dede Aroyan dan adik Mastur yang ditempel di kardus penggalangan dana oleh anggota Persatuan Pemuda Pemudi Palu (P4) yang dikoordinir Misnawati mirip 100 persen, sehingga dapat dipastikan foto Dede Aroyan itulah yang mereka print lalu mereka ganti namanya menjadi adik Mastur.

Atas viralnya berita penggalangan dana ini, polisi lalu menjemput Misnawati di tempat tinggalnya di Jalan Rajamoili untuk menjalani pemeriksaan di Polres Palu. Setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih empat jam lamanya, Misnawati lalu keluar dari ruang pemeriksaan dan kembali ke rumahnya.

Polisi masih akan terus mendalami kasus penggalangan dana dengan menggunakan foto orang itu, serta akan memanggil kembali Misnawati dan tidak menutup kemungkinan akan ada terperiksa lainnya.  Bersambung..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *