Penggalangan Dana di Lampu Merah Marak, Foto Anak di Dos Sama Dengan Yang Tersebar di FB dan Google (Bagian 3)

oleh -
Inilah Foto Dede Aroyan saat di rawan di RS di Banjarmasin, Kalimantan, Provinsi Kalimantan Selatan yang fotonya ditempelkan di dos permintaan sumbangan di lampu merah Tawaeli pada Minggu (27/12/2020). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Penjelasan Misnawati yang terdengar janggal, membuat redaksi sultengnews.com terus melakukan penelusuran kebenaran anak Mastur yang disebut menderita jantung bocor dan penyumbatan pembuluh darah.

Hasil penelusuran di Sosial Media (Sosmed) dan Google, ditemukan informasi yang sangat mengejutkan. Nama Mastur adalah nama orang tua dari anak bernama Dede Aroyan yang juga menderita penyakit jantung bocor dan penyumbatan pembuluh darah.

Muhammad Mastur yang merupakan ayah dari Dede Aroyan, lalu memposting permintaan bantuan dana di akun Facebook miliknya. Postingan Muhammad Mastur diunggah pertama kali pada tanggal 30 April 2020 lalu. Berikut isi lengkap postingan Muhammad Mastur.

Assalamualaikum

Admin mohon ijin sher link postingan anak kami. Para donator, para relawan dermawan diseluruh Indonesia yang baik hati. Perkenalkan nama saya Muhammad mastur, pekerjaan pelayan serabutan buruh bangunan, alamat rumah saya jalan dahlia gang budaya rt 30 rw 03 no 28. Kelurahan telawang, kecamatan Banjarmasin Barat, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kami mengajukan penggalangan dana untuk biaya pengobatan operasi operasi bedah jantung bocor dan operasi bedah penyumbatan pembuluh darah sebalah kanan. Anak kami masih bayi bernama Dede Aroyan menderita penyakit jantung bocor bawaan lahir dan penyumbatan pembuluh darah sebelah kanan.

Dede Aroyan sangat membutuhkan bantuan dana untuk biaya pengobatan operasi bedah jantung bocor dan operasi penyumbatan pembuluh darah sebalah kanan karena Dede Aroyan sering batuk demam filek, sesak nafas, kejang – kejang, badan kurus, biru sampai kritis koma lama di ruang ICU.

Diagnosa PDA, VDS, ASD, PA, LPA, FPO jantung nya Dede Aroyan ada pembengkakan jantung dan irama jantungnya lemah. Kata dokter POPY.SPJP kondisi Dede Aroyan keritis dan nyawanya terancam. Dede Aroyan harus ditindak bedah operasi jantung sampai 3x kalua tidak ditindak operasi maka kemungkinan besar, Dedek Aroyan tidak bisa hidup lebih lama lagi karena kasusnya berat, penyakit jantung bocor nya sudah parah. Lubang bocornya besar hampir 5ml, jantung Dede Aroyan bengkak dan irama jantung nya lemah. Nyawa Dede Aroyan terancam.

MOHON BANTUAN DONASI No Rekening Bank BRI 062301008347539 a.n Muhammad Mastur. Info lebih lanjut hubungi No WA atau telpon 085822521112 semoga Allah melimpahkan rezeki tanpa batas dan dilimpahkan kenikmatan untuk para pemberi donasi dana yang baik hati..Amin ya Allah Amin Ya Robb. Walaikumsalam..wr..wb

Muhammad Mastur juga menyertakan foto – foto anaknya di akun FB miliknya itu.

Postingan Muhammad Mastur lalu dipos kembali oleh akun FB atas nama Rizkie Evan pada tanggal 19 Desember 2020.

Berikut isi lengkap postingan akun FB Rizkie Evan..!!

Assalamualaikum..wr..wb

Admin mohon ijin sher postingan anak saya. Hai orang baik donator dan relawan. Perkenalkan nama saya Muhammad Mastur. Pekerjaan saya hanya seorang buruh bangunan. Saya mengajukan galang dana untuk biaya pengobatan anak saya operasi jantung bocor, penyumbatan pembuluh darah dan terkena VIRUS Corona atau disebut COVID 19. Mohon bantuan donasi dana untuk biaya pengobatan Ananda Dede Oyan harus operasi jantung bocor bawaan lahir sampai 3X dan terkena penyakin koplikasi yaitu ;

  • Virus Covid 19 atau disebut Virus Corona
  • Jantung bocor bawaan lahir
  • Penyumbatan pembuluh darah sebalah kanan
  • Irama jantung lemah
  • Infeksi paru – paru
  • Batuk filek demam tinggi
  • Kondisi badan biru dan
  • Klip dan kantup jantungnya bocor tidak stabil pertumbuhannya lambat. Kondisi tubuh lemah tidak bisa apa2 sampai koma di ruang ICU.

Diagnosa PDA,ASD,VSD,PA.LPA mohon bantu Ananda OYAN melawan JANTUNG BOCOR BAWAAN dan VIRUS CORONA dan penyakit koplikasi lainnya yang sangat mematikan. Nomor rekening Bank Mandiri 031-00-1196606-9 a.n Muhammad Mastur No Tlp/WA 085822521112.            

Dalam postingan juga terdapat link https://sharinghappiness.org/Bantudedeoyanmelawanjantungbocordancovid19.

Dari penelusuran sultengnews.com itu, foto Dede Aroyan atau Oyan mirip 100 persen dengan foto yang ditempel di dos para penggalang dana di Kota Palu yang diketahui adalah komunitas Persatuan Pemuda Pemudi Palu (P4) yang dikoordinir oleh Misnawati. 

Bahkan, penyakit yang diderita adik Mastur yang tertulis di dos para penggalanmg dana di Palu, sama persis dengan penyakit yang diderita  Dede Aroyan atau Oyan yang tertera di FB dan Google dan link penggalangan dana untuk Dede Aroyan atau Oyan.

Saat redaksi sultengnews.com mencoba menghubungi Muhammad Mastur ayah dari Dede Aroyan dan menyampaikan ada penggalangan dana di Palu dengan menggunakan foto mirip Dede Aroyan, Muhammad Mastur membenarkan foto yang ditempel di kardus penggalangan dana yang dilakukan P4 merupakan foto anaknya saat di ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin.

“Saya tidak tenang pak, demi Allah tidak tenang saya gak rela foto anak saya dimanfaatkan seperti ini, buka aja link ini ( https://sharinghappiness.org/Bantudedeoyanmelawanjantungbocordancovid19 ) itu foto anak saya waktu di ruang ICU,”ucapnya.

Muhammad Mastur juga tidak rela jika anaknya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Dia berharap agar pelaku tersebut, dapat ditangkap dan adili oleh pihak berwajib.

“Saya langsung sedih Pak. Ini aja saya sampaikan demi Allah dunia akherat, saya tidak rela kalau ada orang memmanfaatkan foto anak saya untuk kepentingan pribadi. Saya berharap agar diadili seadil-adilnya kepada orang yang tidak bertanggungjawab,” pintanya saat dihubungi redaksi sultengnews.com via WhatApp, Minggu malam (27/12/2020).

Mastur menganggap bahwa hal ini merupakan penipuan, dia juga mengaku tidak ada kordinasi untuk meminta bantuan dari pihak Kota Palu.

“Istri saya sampai nangis melihat kejadian ini,”pungkasnya. Bersambung..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *