Penebangan Pohon Diruas Jalan Untuk Kepentingan Infrakstrutur Kota Palu

oleh -
Plt Walikota Palu, Sigi Purnomo Said ketika di temui Sultengnews.com. FOTO : ADHY RIFALDY / SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Penebangan pohon diruas jalan Kartini, menjadi bahan perbincangan dikalangan masyarakat Kota Palu. Masyarakat Kota Palu mempertanyakan apa yang jadi penyebab dari penebangan pohon-pohon tersebut.

Penebangan itu menjadi polemik dimata masyarakat dengan apa yang akan dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Palu dengan menlakikan penebangan pohon tersebut.

Plt Walikota Palu, Sigit Purnomo Said pun memberikan penjelasan terkait penebangan pohon-pohon tersebut. Ini disampaikan langsung ketika ditemui sultengnews, Rabu (21/10/20).

“Dalam program kerja ini sudah sesuai dengan prosedur ada aturan dasarnya tersendiri,”ujarnya.

Sigit menuturkan Kota Palu merupakan ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terus tumbuh mulai dari jumlah pertumbuhan masyarakat, angka jumlah pertumbuhan kendaraan.

Maka menjadi dasar bagi pemerintahan Kota Palu untuk melakukan pengembangan infrakstrutur jalan di 5 (lima) ruas jalan yakni Jalanan Kartini, Jalan Anoa, Jalan Jabal Nur, Jalan Abdul Rakib, dan Jalan Rono.

“Kami Pemerintah Kota Palu berkewajiban untuk melakukan penataan, untuk melakukan pengembangan, untuk melakukan peningkatan kualitas, melakukan dekorasi kota, termasuk dengan pembenahan infrakstrutur jalan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 dibeberapa point menyebutkan Penebangan tidak serta merta, tetapi adanya konsekuensi bagi kontraktor pelaksana berkewajiban menganti 1 (satu) pohon menjadi 3 (tiga) pohon.

Pihak Pemerintah Kota Palu pun siap menganti semua pohon yang telah ditebang sesuai dengan aturan perdana yang telah ditetapkan serta kriteria standar dan serta sumber dana dari Pembangunan infraktrutur Kota Palu langsung dari Pemerintahan pusat.

“Kami Pemerintah Kota Palu akan melakukan pengganti pohon- pohon tersebut sesuai dengan standar dan akan melakukan tiap ruas jalan tersebut dengan penanaman pohon Ketapang Kencana,” jelas Sigit Purnomo Said.

Pemilihan pohon Ketapang kencana merupakan bahan pertimbangan dari pemerintah Kota Palu karena merupakan jenis pohon yang tidak merusak infrakstrutur jalan. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *