Penasehat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kunjungi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi

oleh -

Keterangan Foto :

Penasehat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Chalid Muhammad saat berdiskusi dengan para penggagas Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi di lokasi Dusun Lambara, Desa Daenggune, Kabupaten Sigi. FOTO : MAHFUL/SN

SIGI, SULTENGNEWS.com – Penasehat senior Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Chalid Muhammad bersama tim datang mengunjungi lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi di Dusun Lambara, Desa Daenggune, Kabupaten Sigi, Jumat (2/3/2018).

ChalidMuhammad yang datang bersama tim dengan menaiki mobil itu, tiba di lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi sekira pukul 16.00 Wita. Kedatangan tim itu disambut langsung Ridha Saleh yang merupakan penggagas dibangunnya Sekolah Alam pertama di Sulteng ini.

Inilah kolam ikan yang digunakan sementara oleh anak – anak setempat untuk mandi. Rencananya, kolam mandi anak – anak akan dibangun dengan ukuran kulang lebih delapan meter persegi. FOTO : MAHFUL/SN

Dalam kesempatan itu, Chalid Muhammad meninjau beberapa fasilitas Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi yang sementara dibangun seperti Mushollah, Gedung Belajar, Kamar Mandi, Kolam Ikan, Ladang Persawahan dan beberapa fasilitas lainnya yang pembangunannya sementara berlangsung.

Selain itu, ChalidMuhammad bersama tim juga mengunjungi tempat penanaman pohon dan pencanangan wilayah konservasi yang rencananya akan dihadari Menter Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sitti Nurbaya pada tanggal 25 April mendatang.

Inilah lahan persawahan yang nantinya akan menjadi tempat belajar para peserta didik nantinya tentang cara menanam padi. FOTO : MAHFUL/SN

Setelah meninjau beberapa fasilitas dan lokasi penanaman pohon, Chalid Muhammad kemudian berdiskusi dengan Ridha Saleh dan beberapa penggagas sekolah alam lainnya yang kebetulan sedang berada di lokasi saat tim tiba.

Fokus diskusi singkat itu yakni, kemitraan antara Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi terkait wilayah konservasi dan penghijauan.

“Kita rencanakan, momentum kedatangan ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melakukan shof launching Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi ini,” ujar Ridha Saleh disela – sela diskusi itu.

Ini Mushollah Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi yang pembangunannya sudah mencapai 90 persen. FOTO : MAHFUL/SN

Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI ini mengatakan, Sekolah Alam yang digagasnya itu merupakan sekolah alam pertama di Sulteng. Karena itu, Ridha Saleh sangat berharap kiranya Menteri Siti Nurbaya berkenan berkunjung ke Sekolah Alam itu nantinya.

“Semoga saja ibu menteri, bersedia hadir di lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi ini sekaligus melakukan penanaman pohon untuk penghijauan,” harap pria yang akrab disapa Edang ini.

Inilah lokasi pembangunan kamar mandi sekaligus WC yang sementara dikerjakan. FOTO : MAHFUL/SN

Mendengar harapan Edang itu, Chalid Muhammad berjanji akan berbicara khusus dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sitti Nurbaya agar bersedia hadir di lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi untuk menijau sekolah itu sekaligus melakukan penanaman pohon dan mencanangkan wilayah konservasi dan penghijauan di wilayah itu.

“Saya akan sampaikan kepada ibu menteri agar bisa hadir di Lokasi Sekolah Alam ini,” ujarnya dalam diskusi itu.

Setelah berdiskusi beberapa saat, tepat pukul 17.00 Wita, ChalidMuhammad bersama tim akhirnya meninggalkan lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi menuju Kota Palu. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *