Penanganan Covid-19, Mendagri : Kampanye Pilkada Dibatasi 50 Orang

oleh -
Mendagri, Tito Karnavian saat menyampaikan kinfrensi pers usai rapat koordinasibterkait pilkada di kantor Gubernur Sulteng, Jumat (17/7/2020). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dalam upaya penanganan Covid-19, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dibatasi sebanyak 50 orang saja.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian dalam kunjungan ke Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk melakukan kordinasi persiapan Pilkada 9 Desember 2020 di kantor Gubernur Sulteng, Jumat (17/07/2020).

Anggota dewan pengarah gugus tugas penanganan Covid-19 itu mengatakan, kedatangannya juga untuk mendiskusikan penanganan Covid-19 menjelang Pilkada serentak.

“Kampanye tidak bisa arak-arakan, tidak bisa konvoi dan dibatasi 50 orang. Hal itu di atur agar pilkada tidak menjadi media penularan Covid-19,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan gerakan serentak melawan Covid-19. Ini menjadi contoh untuk masyarakat. Dia juga berharap semua pihak bergerak menangani Covid-19.

Dengan begitu, pilkada dapat mendorong stimulus ekonomi, karena ada uang anggaran daerah yakni APBD yang dialirkan ke KPU dan Bawaslu, sebagian besar insentif. Belum lagi dari pusat sebesar 5 Triliun yang digelontorkan ke 271 daerah yang menggelar pilkada 2020 ini.

Menurutnya, kontestan pilkada juga akan mengeluarkan uang kepada tim sukses untuk melakukan kampanye, sehingga pilkada dapat mendorong stimulus perekonomian di masa Covid-19.

“Tentu kontestan juga akan mengeluarkan uang kepada tim sukses buat kampanye, alat peraga dan lainnya,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *