Penambang di Dongi – Dongi Dianiaya Hingga Nyaris Tewas di Tempat

oleh -

Inilah korban Rahman yang dianiaya saat sedang berada di rumah temannya di Desa Sedo, Dusun Dongi – Dongi Kabupaten Poso, Senin (24/02/2020). FOTO : IST

POSO, SULTENGNEWS.COM – Seorang penambang dari Kota Mubagu atas nama Rahman (39), mendapat penganiayaan di Desa Sedo, Dusun Dongi – Dongi Kabupaten Poso, Senin (24/02/2020) pukul 08.00 Wita.




Dari data yang dihimpun sultengnews.com, kronologis kejadian itu berawal saat korban sedang duduk di dalam rumah Suad, tiba – tiba korban mendengar ada suara ribut di luar, tidak berlangsung lama, ada satu orang mendobrak pintu dan menyusul satu orang lagi masuk membawa parang, langsung membabi buta menebas korban.

Namun korban langsung melarikan diri, sehingga tebasan tersebut hanya mengenai paha, kaki kiri dan kanan di bagian betisnya.

Pada saat korban lari dari rumah tersebut, muncul satu orang, kemudian memukul korban dengan menggunakan kayu yang mengakibatkan korban mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan. Setelah itu, korban melarikan diri ke gunung dan beberapa menit kemudian datang seseorang atas nama Uto dan Ober mencari korban dan langsung membawa korban ke puskesmas wuasa.

Menurut keterangan dari Polda Sulteng, saat ini korban masih dirawat di Puskesmas Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso.




Akibat penganiayaan, korban mengalami luka jahitan di paha sebelah kiri 31 jahitan, kaki sebelah kiri 30, jahitan dan kaki sebelah kanan 4 jahitan.

Selanjutnya, Tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng sudah turun ke TKP untuk memback up penanganan, guna mencari dan temukan pelakunya. Hingga berita ini tayang, belum ada informasi lanjutan terkait siapa pelaku penganiayaan dan apa motifnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *