Pemprov Sulteng Siapkan Gedung LPMP Jadi Rumah Sakit Darurat Pasien Covid-19

oleh -
Gubernur Sulteng, Drs. Longki Djanggola, M.Si saat menyampaikan keterangan kepada para awak media beberapa waktu lalu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, menyiapkan gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di Jalan Sutomo sebagai rumah sakit darurat pasien covid-19 di Sulteng.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si saat penyerahan bantuan Wifi gratis sinergi dengan Polda Sulteng, Pemrov Sulteng, Korem 132 Tadulako, BMPD, OJK dan Telkom dalam rangka peduli pendidikan guna menghadapi Covid-19 bertempat di Huntara Jalan Batu Bata Indah Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Senin (28/9/20) Pukul 10.00 Wita.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, untuk pentingnya disiplin penerapan protokol kesehatan disetiap waktu dan disetiap kondisi. Mengingat kasus positif Covid-19 di Sulawesi Tengah kembali melonjak bahkan penambahannya lebih cepat dari setiap harinya,” ujar Gubernur.

Longki menambahkan, sesuai dengan uptudenya Covid-19 pada Minggu (27/9/20) kasus komulatif positif Covid-19 Sulawesi Tengah berjumlah 387 orang. Komulatif sembuh 247, yang meninggal 15 orang, sementara yang masih dalam perawatan 125 orang dan 3 pasien yang masih dirawat dari daerah lain.

Gubernur juga menyampaikan, kasus Covid-19 di kota Palu sangat mengkhawatirkan. Wilayah Kota Palu sekarang, sudah masuk zona merah.

“Sebagai Gubernur, Saya mohon perhatiannya khusus bagi masyarakat Kota Palu. Saat ini kondisi Covid-19 di Kota Palu, sudah sangat mengkhawatirkan. Kota Palu sudah masuk Zona merah bahkan tingkat perawatan dan Rumah Sakit pun penuh,” ucapnya.

Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Palu, membuat pihak Sulteng mengambil langkah mengunakan gedung LPMP menjadi Rumah Sakit darurat dan sekarang Rumah Sakit darurat sudah terisi oleh 18 pasien dari total yang dipersiapkan 64.

“Makanya kami terpaksa mengambil di LPMP menjadi Rumah Sakit (RS) darurat. Itupun Rumah Sakit sudah terisi 18 pasien dari total ketersediaan 68,”ungkapnya.

Gubernur mengaku, akan segera mengadakan rapat bersama Kapolda dan Dandrem 132 untuk bersama-sama membahas Satgas Covid-19 dan rencana tambahan Rumah Sakit Darurat yang akan dicadangkan nantinya walaupun nantinya tidak sesempurna dengan Rumah Sakit umumnya.

Gebernur berharap, kiranya selalu mengikuti dan disiplin terhadap protokol kesehatan dengan 3M yakni Memakai Masker ketika beraktifitas, Mencuci tangan diair yang mengalir dan selalu Menjaga jarak aman agar bisa memutus penyebaran Covid-19 ini. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *