Pemprov Sulteng Siapkan 677 Kamar Untuk Pasien Corona

oleh -
Gubernur saat meyerahkan fitamin ke pegawai Rumah Sakit Undata, Senin (23/3/2020). FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menyiapkan sebanyak 677 kamar, untuk penanganan pasien virus COVID-19 di daerah ini. Kamar-kamar yang disiapkan tersebut terdiri dari Gedung Diklat Provinsi Sulteng, Gedung LPMP, Bapelkes dan Asrama Haji.

Penetapan kamar-kamar tersebut disiapkan untuk mem-backup jika daya tampung rumah sakit rujukan tidak cukup.

Untuk mengantisipasi pendemi Corona, Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si juga memberikan arahan, sekaligus motivasi kepada perawat dan dokter RS Undata, Senin (23/3/2020).

Dalam arahannya, gubernur mengucapkan terima kasih kepada paramedis undata yang selalu siap 1 x 24 jam sebagai ujung tombak menghadapi corona sesuai sumpah profesinya.

“Dalam rangka sumpah itu maka tugas-tugas kemanusiaan saudara harus dilaksanakan dengan tanggungjawab dan semangat,” ujar gubernur yang didampingi Kadis Kesehatan dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Direktur RSUD Undata dr. I Komang Adi Sujendra.

Olehnya, gubernur lalu menyerahkan bantuan suplemen berupa makanan, susu dan vitamin untuk menjaga stamina dan imunitas tubuh paramedis undata.

Bahkan kepada petugas kesehatan yang menangani corona, gubernur memastikan ada insentif khusus yang akan diterima.

“Saya harap kalian betul-betul jadi ujung tombak pelayanan terhadap kesembuhan pasien,” dorong gubernur menyemangati.

Meski di Sulteng belum terdeteksi pasien positif corona tapi gubernur tidak mau kecolongan.

Karenanya Ia telah memperketat pengawasan di jalur-jalur masuk keluar Sulteng, serta mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di pelabuhan, bandara dan terminal.

Terkait kekurangan APD (Alat Pelindung Diri) yang dibutuhkan paramedis maka disiasati dengan membuat mandiri perlengkapan protektif itu.

Untuk tahap awal kata gubernur dibuat 500 APD bekerjasama dengan SMK 1 dan SMK 5.

Untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kesehatan maka gubernur telah meminta kadis membuka lowongan sukarelawan yang kini pendaftarnya sudah mencapai 48 orang.

“Mari kita sama-sama punya itikad memerangi covid dan menyelamatkan yang sudah terjangkit,” pungkas gubernur. [***]

Sumber : Humas Pemprov Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *