Pemprov Sulteng Jalin Kerjasama Dengan Korem 132 Tadulako Dibidang Pertanian

oleh -
Pemerintah Provinsi Sulteng, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura saat menadatangani kerjasama dengan Korem 132/Tadulako terkait kegiatan Optimasi Lahan Rawa bertempat di Ruang Kerja Danrem 132/Tadulako, pada Selasa (29/3/2022). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menjalin kerjasama dengan Korem 132/Tadulako terkait kegiatan Optimasi Lahan Rawa bertempat di Ruang Kerja Danrem 132/Tadulako, pada Selasa (29/3/2022).

Kerjasama ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengadaan Melalui Swakelola oleh Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun,SP dengan Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian RI dan Tentara Nasional Indonesia No. 10/MOU/HK.220/4/2020 dan Nomor NK/10/IV/2020/TNI tanggal 01 April 2020 tentang Dukungan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian.

Nota kesepahaman Pemprov Sulteng dan Korem 132/Tadulako, berisi Kegiatan Perbaikan Infrastruktur Optimasi Lahan yang dilaksanakan secara swakelola di Tahun 2022.

Adapun ruang lingkup kegiatan yang disepakati yakni, 1) Pembangunan dan/atau rehabilitasi tanggul; 2). Rehabilitasi dan/atau pembangunan pintu air. 3). Rehabilitasi dan/atau pembangunan saluran air irigasi dan saluran pembuang (drainase) di tingkat usaha tani; 4). Pembangunan unit pompa air dan perlengkapannya disesuaikan dengan kebutuhan lapangan; 5). Pembangunan/rehabilitasi jembatan usaha tani.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun,SP menuturkan pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan produksi mulai dari pemilihan benih berkualitas, upaya peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) sampai optimasi lahan.

Dijelaskannya, pada tahun 2022 Sulawesi Tengah mendapatkan alokasi dari Pemerintah Pusat seluas 3.500 Ha yang tersebar di 7 kabupaten, yakni : Kabupaten Buol 1.400 Ha, Kabupaten Morowalu Utara 500 Ha, Kabupaten Touna 250 Ha, Kabupaten Poso 500 Ha, Kabupaten Banggai 400 ha, Kabupaten Donggala 250 Ha dan Kabupaten Morowali 200 Ha.

“Upaya peningkatan produksi dan produktivitas sektor tanaman pangan dan hortikultura Sulteng, baik melalui ekstensifikasi maupun ekstensifikasi, termasuk diantaranya kegiatan optimasi lahan akan terus kami upayakan dengan dukungan stakeholder yang ada guna mewujudkan tujuan utama yakni Sulteng sebagai Penyangga dan Penyokong Pangan bagi IKN,”jelas pria kelahiran 16 November 1972, Nelson Metubun.

Terakhir, Nelson berharap MoU berjalan lancar dan bermanfaat bagi kemajuan pertanian di Sulawesi Tengah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.