Pemprov Dorong Pemkab dan Pemkot Percepat Penyaluran Dana Stimulan Tahap II

oleh -
Sekdaprov Sulteng, Dr. Hidayat Lamakarate, M.Si, Danrem 132 Tadulako Agus Sasmita dan Kepala BPBD Sulteng Bartholomeus Tandigala saat melakukan vedio conference (Vedcon) bersama BNPB Pusat pagi tadi, Senin (20/4/2020). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) agar segera mencairkan dana stimulan tahap ke II kepada masyarakat penerima korban bencana 28 September 2018 lalu.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Dr. Hidayat Lamakarate, M. Si saat melakukan vedio conference (Vedcon) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pagi tadi, Senin (20/4/2020).

Dalam vedcon itu, Sekprov didampingi Danrem 132 Tadulako Agus Sasmita dan Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Bartholomeus Tandigala serta Pemerintah Kabupaten Kota terdampak bencana alam.

Sekprov menyampaikan, berkaitan dengan dana stimulan tahap II untuk Kota Palu prensentase dana yang sudah tersalurkan baru dikisaran 18,81 persen. Kabupaten Sigi 39,80 persen, Kabupaten Donggala 58,47 persen dan Kabupaten Parimo sudah 43,63 persen.

Sekrov mengaku, berdasarkan laporan yang diterima Pemprov Sulteng, Kota Palu presentase penyaluran dananya masih 18,81 persen disebabkan kelengkapan data dimasing-masing penerima. Hal ini tentu harus menjadi catatan BPBD Kota Palu, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat bertanya kapada Pemprov Sulteng kapan sebenarnya dana ini bisa disalurkan.

“Dalam beberapa kali kesempatan, kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa dana itu sesungguhnya sudah tersedia di BPBD masing-masing Kabupaten/Kota, tinggal bagaimana kecepatan dari masing-masing kabupaten/kota untuk bisa memastikan bahwa data masyarakat terdampak bisa memenuhi syarat, karena jika data tersebut tidak memenuhi syarat, pihak perbankan agak sulit untuk menyalurkan dana tersebut,” ujar Sekprov.

Sekprov meminta Pemkab/Pemkot untuk mempercepat proses penyaluran dana stimulan tahap II kepada masyarakat, apalagi disituasisi wabah Covid 19 saat ini, tentunya juga akan menjadi hambatan proses penyaluran dana stimulan, dimana tentunya pihak perbankan memiliki keterbatasan sekaligus menyiapkan skenario dalam proses penyaluran dana yang harus memenuhi mekanisme Protokol Kesehatan atau sosial distancing dalam rangka mencegahan penyebarluasan Covid 19.

Sumber : Humas Protokol Setda Provinsi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *