Pemkot Palu Hapus Aturan Denda dan Kembalikan Yang Telah Diambil

oleh -
Walikota Palu saat rapat melalui Zoom penanganan Covid-19 dan PPKM darurat, Rabu (14/07/2021). FOTO : MOH NURFIANSYAH

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, menghapus aturan denda Rp2 Juta dan mengembalikan hasil denda kepada pelaku usaha yang sebelumnya terkena operasi yustisi.

“Saya meminta agar hasil sanksi Rp2 Juta yang didapatkan pada operasi yustisi, untuk dikembalikan kepada pelaku usaha yang telah terjaring operasi yustisi. Paling lambat besok, hasil denda itu sudah sampai kepada pelaku usaha yang sebelumnya terkena operasi yustisi,” ungkap Walikota Palu, H. Hadianto Rasyid melalui Zoom pada rapat penanganan Covid-19 dan PPKM, Rabu (14/07/2021).

Selain mengembalikan hasil operasi yustisi kepada pelaku usaha, Pemkot Palu juga menghapuskan sanksi tersebut pada operasi yustisi selanjutnya.

“Untuk penerapan sanksi denda Rp2 juta kepada pelaku usaha, untuk sekarang di tiadakan dan akan diganti dengan sanksi sosial. Bagi pelaku usaha yang melanggar, akan diberikan sanksi sosial dengan memberikan bantuan/donasi kepasa masyarakat yang terkena covid-19,” tegas Walikota Palu.

Sementara itu, bagi individu yang nantinya akan terjaring operasi yustisi, sanksi sosialnya membersihkan lingkungan yang telah ditetapkan oleh Pemkot.

Walikota Palu juga meminta agar Dinas Sosial (Dinsos), secepatnya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena covid-19.

“Saya memberikan instruksi kepada Dinsos agar memberikan bantuan kepada masyarakat kita yang terkena Covid-19 dan saya meminta kepada para camat dan lurah mengarahkan masyarakat untuk melakukan sholawat dan zikir bersama di mesjid-mesjid juga berdoa agar Covid-19 di Kota Palu cepat berlalu,” pintanya.

Walikota Palu juga mengajak seluruh OPD, Forkopimda dan seluruh masyarakat untuk bekerja keras guna menghindari PPKM darurat di Kota Palu. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *