Pembayaran Gaji P3K Diakui Masih Terpusat Di BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah

oleh -
Kabid Anggaran BPKAD Sulteng Haris. FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), telah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kontrak (P3K), dari tahun anggaran 2022-2023.

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Provinsi Sulawes Tengah Haris, akui, kalau hingga saat ini untuk pembayaran gaji bulanan bagi P3K yang terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakers) dan Guru, masih melekat pembayarannya di BPKAD Sulteng.

“Kami di Pemerintah Daerah sudah mengalokasikan anggarannya dari tahun 2022-2023. Jadi, alokasi anggaran sekarang ada dan itu masih terparkir di BPKAD,” urai dia kepada SultengNews.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, mengapa pembayaran masih berpusat dari BPKAD Sulteng. Sebab hingga saat ini belum seluruhnya sesuai kuota yang dibutuhkan terpenuhi P3K di masing-masing OPD teknis.

“Karena memang sampai saat ini baru beberapa yang lulus. Ketika mereka sudah dinyatakan lulus, katakanlah sudah 90 persen atau sudah 100 persen, baru alokasi anggarannya itu kita alihkan atau limpahkan ke OPD teknis,” sebutnya.

“OPD teknis kalau dia Nakers berarti ke Dinas Kesehatan, kalau dia guru tentu ke Dinas Pendidikan, kalau dia honorer-honorer lainnya tentu di masing-masig OPD kami letakkan. Pada prinsipnya alokasi anggarannya siap, karena itu adalah kebijakan pemerintah pusat,” katanya menambahkan.

Haris tegaskan, mereka yang masih berstatus honorer dan belum terangkat maupun yang sudah terangkat sebagai P3K, memiliki kapasitas yang sama sebagai tenaga honorer Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan kapasitas tersebut, sesuai kewajiban, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tetap akan membayarkan gaji mereka selama 12 bulan penuh.

“Sekarang ini, sebelum mereka diangkat menjadi P3K, mereka semua terdata sebagai tenaga honorer. Kapasitas mereka sebagai tenaga honorer pemerintah daerah juga sudah mengalokasikan anggaran untuk menggaji mereka. Jadi, semua tidak ada masalah, ketika mereka tidak terangkat sebagai P3K, kapasitas mereka sebagai honorer, kita siap menggaji mereka 12 bulan,” jelasnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.