Pemadaman Listrik Bergilir Pengaruhi Pelayanan di Untad

oleh -

PALU, SULTENG NEWS.com – Pemadaman listrik bergilir yang di lakukan oleh PLN, ternyata mempengaruhi sistem pelayanan di kampus Universitas Tadulako (Untad), seperti pembayaran, pengimputan data pendaftaran ulang mahasiswa dan beberapa layanan lainnya.

“Jauh sebelumnya memang pihak PLN sudah memberikan surat edaran, dimana akan ada pemeliharaan. Kita juga sudah melakukan antisipasi, namun tetap jadi persoalan karena mesin genset dengan kapasitas besar sudah rusak setelah gempa 2018 lalu,” ujar kepala BAKP Untad, Rudy Gosal kepada sultengnews.com di ruanggannya, Sabtu (3/8/2019).

Dikatakan, walaupun pihak rektorat sudah mengantisipasi genset biasa, tetapi untuk jaringan internet tidak bisa hidup karena membutuhkan daya yang lebih besar.

“Kita tidak bisa berbuat apa-apa, sebab jaringan internet sesuai dengan kapasitas listrik dari PLN. Pihak kampus sudah berusaha semaksimal mungkin, kita juga kasihan melihat mahasiswa, tapi mau di apa kalau sudah begini,” katanya.

Rudy Gosal mengaku akan berbicara dengan rektor mengenai banyaknya pelayanan yang terganggu akibat pemadaman listrik dari PLN, sehingga rektor bisa memberikan tambahan waktu untuk proses pendaftaran ulang bagi para mahasiswa.

“Pendaftaran ulang ini kan sifatnya teknis dan kejadian seperti ini (pemadaman listrik. red) bukan faktor yang di sengaja. Kalau kita permasalahkan PLN, kan sudah jauh sebelumnya telah melakukan pengumuman. Pihak Untad akan berusaha semaksimal mungkin, agar semua dapat terlayani dengan baik,” tutupnya. NAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *