Pelantikan Walikota dan Bupati di Sulteng Akan Berlangsung Secara Virtual

oleh -
Suasana rapat virtual koordinasi bersama para Kabag Humas masing-masing Kabupaten/Kota yang membahas pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di Sulteng secara virtual bertempat di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi, Selasa (23/02/2021). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota (Wawali), serta Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan dilakukan secara virtual.

Hal itu mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negri (Mendagri) melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs. Akmal Malik, M.Si dalan surat edaran dengan nomor 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021 yang menetapkan aturan yang cukup ketat berkaitan rencana pelantikan calon Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati.

Untuk itu, rencana pelantikan akan berlangsung secara virtual di daerah masing-masing.

Hal tersebut ditegaskan Plt. Karo Humas dan Protokol Setdaprov Sulawesi Tengah melalui Kabag Protokol Eddy Nicolas Lesnusa S.Sos didampingi Kabag Humas Publikasi dan Dokumentasi Adiman SH, M.Si serta pejabat terkait lain dalam rapat koordinasi bersama para Kabag Humas masing-masing Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan pelantikan secara virtual bertempat di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa 23 Februari 2021.

Menurut Kabag Protokol, berdasarkan edaran Mendagri khususnya pada butir kedua terkait pengaturan pihak yang hadir dalam pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati, serat Walikota dan Wakil Walikota oleh gubernur terdiri dari; Pertama, Pejabat yang melantik hadir secara jarak jauh/virtual dan tetap berada di ibukota Provinsi. Dua, Kelengkapan acara pelantikan diantaranya pembawa acara, pembaca keputusan, pembaca do’a dan atau petugas protokol lainnya berada bersama dengan pejabat yang melantik. Tiga, Calon Bupati dan Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan dilantik hadir secara jarak jauh (virtual) di ibu kota kabupaten/kota masing-masing dan telah menggunakan pakaian dan atribut yang lengkap (PDUB) dengan didampingi Rohaniwan sesuai agama dan/atau kepercayaan dari para calon yang akan dilantik.

Empat, Berita acara pengucapan sumpah/janji jabatan dan pakta integritas yang telah ditandatangani oleh Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota terpilih setelah pelaksanaan pelantikan, agar dikirimkan ke Pemerintah Provinsi untuk ditandatangani oleh pejabat yang dilantik.

Lima, Jumlah kehadiran para pihak secara fisik pada tempat/venue pelantikan di Kabupaten/Kota adalah paling banyak sejumlah 25 orang diantaranya Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang dilantik; keluarga inti (suami/istri dan anak). Kelengkapan acara dan Forkopimda Kabupaten/Kota dengan memperhatikan psytical distance dan protokol kesehatan yang ketat.

Selanjutnya, Kabag Protokol didampingi Kabag HPD Biro Humas dan Protokol dan pejabat terkait lainnya kepada para Kabag Humas di masing-masing kabupaten/kota secara virtual menjelaskan tentang susunan acara pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Usai rapat koordinasi rencana pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota antara Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng bersama para Kabag Humas Kabupaten/Kota dan pejabat terkait lainnya, maka hasil keputusan rapat disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dan mendapatkan ketegasan bahwa pelaksanaan pelantikan akan mengacu pada edaran Mendagri dengan penerapan protokol kesehatan.

Gubernur menyampaikan pelaksanaan pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota akan berlangsung secara virtual yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 26 Februari 2021 usai pelaksanaan sholat Jum’at. ***

Sumber : Biro Humas dan Protokol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *