Pekerjaan Irigasi di Duyu Molor, Komisi C DPRD Palu Panggil Dinas PU dan Kontraktor Proyek

oleh -
Komisi C DPRD Kota Palu saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan kontraktor di gedung sidang utama DPRD Palu, Rabu (30/3/2022). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Komisi C DPRD Kota Palu, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan kontraktor di gedung sidang utama DPRD Palu, Rabu (30/3/2022).

RDP ini digelar terkait molornya pekerjaan proyek pembangunan irigasi di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

RDP yang dipimpin Sekretaris Komisi C Muslimun ini, dihadir Kepala Dinas PU Kota Palu Singgih, Sekdis Ismayadin, Kabid Nurlarisa dan perwakilan Kontraktor CV Banuata Jaya Abadi Gunawan.

Dalam RDP ini, perwakilan kontraktor Gunawan memaparkan kendalanya dalam mengerjakan proyek dengan nilai kontrak Rp932 juta itu.

Dia menyebutkan, pihaknya menunggu pekerjaan pipa PDAM digalian irigasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PDAM pada 20 Desember 2021, namun baru dikerjakan 28 Januari,” ujar Gunawan di hadapan Anggota Komisi C DPRD Palu.

Menurutnya, pekerjaan pipa harus ada penghentian aliran air sehari. Sementara kala itu menjelang Natal dan tahun baru, sehingga tidak memungkinkan penghentian aliran air.

Selain persoalan pipa PDAM, Gunawan juga mengaku banyak kehilangan material akibat ulah pekerjanya.

“Ternyata tukang kami menjual material ke warga setempat dan itu sudah saya laporkan ke polisi,” tutur Gunawan.

Akibat keterlambatan pekerjaan itu, Komisi C DPRD Palu menilai kontraktor pada proyek itu tidak bonafid alis kontraktor yang tidak besar, sehingga pekerjaan terbengkalai. Padahal proyek itu sudah dikerjakan sejak Juni 2021, namun hingga saat ini belum selesai. Bahkan pihak kontraktor telah dua kali melakukan addendum kontak, namun tetap saja pekerjaan belum selesai.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi C Ahmad Umayer menegaskan, jika alas an keterlambatan pekerjaan karena disebabkan pipa PDAM itu tidak menjadi masalah. Namun jika alas an keterlambatan karena material dicuri itu menjadi resiko dari kontraktor, sehingga tidak bisa dijadikan alasan.  FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.