PDP Covid – 19 di Tolitoli Sudah 10 Orang

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan Tolitoli, Drs Bakri Idrus Apr MM. FOTO : IST

TOLITOLI, SULTENGNEWS.COM – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tolitoli bertambah dari dua orang menjadi 10 orang, delapan orang diantaranya baru diketahui karena sempat kontak dengan seorang warga Tolitoli yang datang dari Jakarta.

Warga Tolitoli yang tiba dari Jakarta itu lolos saat melintas dengan sebuah mobil rental di pintu perbatasan Tolitoli-Donggala karena mengaku hanya berasal dari Palu.

“Karena ulah satu orang berbohong akhirnya delapan orang lainnya ikutan jadi ODP sekarang ditingkatkan statusnya menjadi PDP,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Tolitoli, Drs Bakri Idrus Apr MM kepada wartawan.

Ia menjelaskan mobil rental yang lolos diperbatasan Tolitoli itu dalamnya berisikan tiga orang termasuk seorang sopir, saat diwawancarai petugas kesehatan dan diukur suhu badan satu orang diantaranya diketahui memiliki suhu panas 37 derajat Celcius.

“Mereka berbohong dipintu perbatasan dan mengatakan hanya berasal dari Palu saja sehingga petugas gabungan di pintu perbatasan meloloskan mereka,” ulang Kadis Kesehatan Tolitoli itu.

Ironisnya, setelah mobil rental tersebut tiba di Tolitoli, salah seorang penumpang perempuan mengeluh sakit dan langsung diperiksa pihak medis, setelah dilakukan pemeriksaan melalui Rapid Tes, penumpang perempuan itu dinyatakan positif.

“Riwayat perjalanan perempuan itu kemudian diketahui setelah dilakukan wawancara, ternyata bukan dari Palu tetapi sudah lama tinggal di Jakarta,” katanya.

Hingga kini kata Kadis Kesehatan Tolitoli, pihak medis C19 telah menetapkan sepuluh orang status PDP termasuk dua orang diantaranya yang baru kembali membesuk saudaranya di Buol.

“Kesepuluh orang itu setelah ditetapkan statusnya menjadi PDP dan semuanya sudah dilakukan pengambilan swab, swab mereka telah dikirim sejak Rabu tanggal 22 April ke Balai Besar Laboratorium kesehatan di Makasar,” jelasnya.

Dari kesepuluh orang yang sudah kategori PDP di Tolitoli, sembilan orang telah diisolasi mandiri di rumah dan satu orang diisolasi di RSUD Mokopido. LAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *