Pasca Cudi Dilantik, Istilah Penumpang Gelap Ramai Jadi Perbincangan

oleh -
Moh Rohim (Yang Dilingkar) saat hadir di pembacaan doa syukuran di ruang kerja Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura pada Ahad (20/6/2021). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sejak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir dilantik pada tanggal 16 Juni 2021, istilah penumpang gelap ramai jadi perbincangan baik di warung kopi hingga ke beberapa media sosial facebook (FB) dan WhatsApp Group (WAG).

Bahkan beberapa WAG dan FB secara terang – terangan menyebut nama penumpan gelap yang dimaksud seperti status akun FB atas nama Yusrin L. Banna pagi ini.

Yusrin menyebut Butulkah Ada Penumpang Gelap..? Dikala itu dia yg menyerang..Disaat ini dia yg merapat.

Dimana hati nuraninya..? Bukan Cuma swasta, tapi tidak sedikit oknum PNS/ASN yang juga ikut dalam arus politik.

Kata temanku; ini bukan soal gubernur terpilih telah jadi milik bersama atau menyoal rejeki sebagai pemberian Tuhan, tapi ini soal kepantasan politik yg sama sekali tdk bsa ditafsirkan bebas nilai. Sekali lagi, perilaku2 sperti itu adalah perilaku hipokrit oportunis, individualistik dan serakah. Bisa dibayangkan jika budaya hipokrit itu yg mewabah maka pada siapa suara2 kritis dapat diharap?     

Itulah status bernada kecewa dari Yusrin L. Bana yang diketahui termasuk dari barisan pendukung pasangan Rusdy Mastura – Ma’mun Amir.

Yusrin lalu memposting beberapa status dari akun FB atas nama Moh Rohim yang ditengarai sebagai salah satu penumpang gelam yang dimaksud. Dari postingan Yusrin L. Bana, diketahui nama Moh Rohim termasuk orang yang paling menohok status FB-nya menyerang pasangan Rusdy – Mastura – Ma’mun Amir.

Bahkan di akun FB atas nama Moh Rohim, postingan – postingannya sangat jelas menyerang Rusdy Mastura dengan beberapa programnya seperti kartu Sulteng Sejahtera. Namun, saat Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir resmi dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Moh Rohim menjadi salah satu orang yang kini mulai merapat ke Gubernur Rusdy Mastura.

Salah satu bukti Moh Rohim yang dulu menyerang Rusdy Mastura dan kini mulai merapat, adalah keberadaan Moh Rohim diacara baca doa syukuran di ruang kerja Kantor Gubernur. Moh Rohim tertangkap kamera ikut dalam pembacaan doa syukuran ini.

Foto keberadaan Moh Rohim di acara baca doa syukuran di ruang kerja Gubernur Rusdy Mastura itu, seketika menjadi viral di media sosial FB dan WAG. Bahkan, beberapa sampai melingkari foto Moh Rohim untuk mengingatkan orang bahwa Moh Rohim sebelumnya adalah pendukung pasangan Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala.

Dari beberapa postingan WAG, diketahui Moh Rohim adalah pengusaha kursi jepara yang tinggal di Juanda. Dia disebut sebagai ring satunya almarhum Sudarto di team Longki’s dan juga menjadi tim pemenangan Hidayat – Bartho pada Pilkada serentang 2020 lalu. FUL

Berikut beberapa postingan Moh Rohim di akun FB-nya saat Pilkada 2020 lalu.  

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *