Pansus Padagimo Kunjungi Pemkab Parimo

oleh -
Rombongan Pansus Padagimo diterima Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Drs. Badrun Nggai. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Setelah sebelumnya mengunjungi tiga wilayah terdampak bencana alam 28 September 2018 yakni Palu, Sigi dan Donggala berikut lokasi Huntap, Pansus Padagimo DPRD Sulteng kembali berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) bertempat di aula Kantor Bupati Parimo, Senin (13/7/20).

Kedatangan Pansus Padagimo ini untuk melakukan koordinasi tentang penanganan korban bencana Padagimo pada dua tahun silam.

Rombongan Pansus itu, dipimpin Ketua Pansus Drs Budi Luhur didampingi Wakil Ketua Pansus Ir. Elisa Bunga Alo, sekretaris Pansus Hj., Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH dan anggota pansus Hidayat Pakamundi SE, Dr Alimuddin Paada, MS, H Ambo Dalle dan Fairus Husen Maskati.

Ikut serta dalam rombongan tersebut Sekwan Hj Tuty Zarfiana, SH, M.Si, Kadis Sosial Ridwan Mumu dan Kadis Kominfo Farida Lamarauna serta para Kabag di Lingkup Sekretariat DPRD Sulteng.

Rombongan disambut Wakil Bupati Parimo, Drs. H. Badrun Nggai dan juga dihadiri Ketua DPRD Parimo Sayutin Budiato S.Sos serta menghadirkan instansi terkait masing masing dari PUPR, Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Parimo.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Badrun Nggai memberikan gambaran dan perkembangan penanganan korban bencana yang ada di wilayah kerjanya tersebut, terutama bantuan dana stimulan untuk korban baik fisik maupun bantuan dana duka.

Ia menjelaskan, jumlah rumah rusak berat, sedang dan ringan mencapai 5.439 unit dengan jumlah dana yang dibutuhkan mencapai Rp85 milyar lebih. Sedangkan korban jiwa berjumlah 15 orang.

Wabub mengatakan, sejauh ini kendala yang dihadapi pihaknya yang dilaporkan masih terkait dengan lambatnya penyaluran dana stumulan. Hal ini terkait dengan standar prosedur bank penyalur yang hanya mampu mencover 10 orang penerima dana stimulan yang bisa dilayani perharinya.

”Bayangkan saja kalau seperti itu, kapan selesainya,” kata Wabub.

Olehnya kata Wabub Badrun Nggai, pihaknya mencari jalan keluar untuk kemudian menggandeng PT Bank Sulteng untuk menyalurkan dana – dana tersebut kepada warga penerima dengan cara distribusi langsung ke yang bersangkutan.

Selain itu kata Badrun, ada juga masalah yang dihadapi pihaknya terkait dengan rumah rusak yang ada di bantaran Sungai. Jika diklasifikasi oleh pihak PUPR, rumah rumah yang rusak namun berada di bantaran sungai tidak termasuk yang mendapat bantuan, namun demikian Pemkab tidak mungkin menutup mata dengan kondisi tersebut dan mencari jalan keluar agar semua warga terdampak mendapatkan bantuan.

“Kan tidak mungkin kami biarkan, karena mereka juga warga kita. Jadi itu bebetapa masalah yang kami hadapi,” ungkap Badrun lagi.

Usai tatap muka, rombongan kemudian diajak oleh wakil Bupati untuk melihat sejumlah Hunian Tetap (huntap) hasil dana stimulan yang berada di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Barat dan kondisinya sudah hampir rampung.

Dari hasil kunjungan tersebut, Pemkab Parimo terlihat begitu serius dan menguliti setiap masalah yang ada di lapangan, sehingga lebih cepat tertangani.

Sumber : HumPro Setwan DPRD Prov. Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *