Ormas Islam di Sulteng Tolak RUU Omnibus Law

oleh -
Suasana demonstrasi sejumlah ormas islam yang menuntut dibatalkannya undang - undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM- Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam seperti Forum Umat Islam (FUI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), melakukan demonstrasi penolakan RUU Cipta Kerja atau UU Omnibus Law di lampu merah jalan Samrattulangi, Kota Palu, Jumat (16/10/2020).

Ormas Islam tersebut, menuntut Pemerintah untuk membatalkan RUU Cipta Kerja untuk disahkan menjadi Undang-undang yang resmi diberlakukan dalam pelaksanaannya.

Demonstrasi itu berlangsung sejak pukul 14.00 Wita dan berjalan tanpa penolakan dari aparat kepolisian. Namun, aparat kepolisian nampak tetap berjaga dengan memasang kawat duri sebagai pembatas.

Disamping itu juga dalam aksi ini, Ormas Islam bersama aparat kepolisian yang berjaga sempat melakukan sholat berjamaah dijalan Jend. Sudirman, tepatnya di depan Bank BTN cabang Palu dan ikut pula Kapolres Kota Palu AKBP. Riza Faisal SIK,.

Setelah menunggu hampir berjam-jam, pihak DPRD Sulteng yang diwakili Yahdi Basma dari fraksi Partai Nasdem bertemu langsung dan melakukan mediasi kepada Ormas Islam yang melakukan demonstrasi.

Yahdi mengatakan, dalam hal ini, DPRD Sulteng tidak memiliki wewenang untuk membatalkan keputusan dari pemerintah pusat, namun pihaknya telah melakukan kordinasi dan sudah menyampaikan penolakan terkait RUU Cipta Kerja di Sulteng.

“Tentunya apa yang menjadi tuntutan masyarakat kita telah lakukan kordinasi dengan pemerintah pusat sebisa yang kita lakukan tanpa menambah atau mengurangi, namun dalam hal ini pihak DPRD Sulteng tidak punya wewenang untuk membatalkan,”ucapannya.

Yahdi Basma juga menambahkan, bagi aparat kepolisian yang melakukan tindakan kekerasan kepada pihak Mahasiswa saat Demo agar segera diproses Propam Polda Sulteng. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *