Mutmainah Korona : Harus Ada Rumah Sakit Darurat Alternatif Untuk Pasien Covid – 19

oleh -
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di DPRD Kota Palu. FOTO : ADHY RIFALDY

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pihak Provinsi menjadikan LPMP Kota Palu sebagai tempat pasien Covid-19, yang belakangan dikeluhkan oleh pasien Covid-19 karena dinilai kurang layak.

Menanggapi hal itu, Ketika Komisi A DRPD Kota Palu, Mutmainah Korona menyampaikan bahwa tempat pasien Covid-19 harus benar – benar bisa memenuhi standar layaknya rumah sakit dalam menangani pasian covid.

“Pasien Covid-19 inikan ada dua yakni OTG dan pasien yang dirujuk. Nah baik OTG maupun pasien yang dirujuk, harusnya mendapat proses penanganan yang betul-betul sesuai dengan SOP secara baik mulai dari dokternya, insentifnya dan alokasi anggaran fasilitas yang harus didukung,”ujar Mutmainah.

Dikatakan, proses penanganan Covid-19 ini ada tiga yakni daya imunitas tubuh dijaga, pasien jangan stress dan obat-obattan yang selalu siap.

Dia mengungkapkan, seharusnya memang ada Rumah Sakit Alternatif untuk penanganan pasien covid – 19 yang sama dengan pelayanan di rumah sakit umum daerah. Apalagi anggaran yang disiapkan Pemerintah Kota Palu sebesar Rp3,6 miliar dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

“Anggaran Kota Palu sekitar Rp3,6 miliar dari ABT dan ini akan di analisa, karena proses penanganan pun akan dicek secara akumulasi dan dana Rp3,6 miliar itu sudah saya tanyakan ke Badan Anggaran (Banggar),” ucapnya.

Mutmainah juga menyebutkan, swab mulai diperbanyak juga, karena rapid test tingkat akurasinya tidak seperti swab. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *