Mulai 15 Maret 2022, PAN Sulteng Membuka Pendaftaran Caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota

oleh -
Ketua DPW PAN Sulteng H. Rusli Dg.Palabbi didampingi Sekretaris DPW PAN Sulteng Yahya R. Kibi dan Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Sulteng Ronald Gulla, ST saat menggelar konferensi pers di Kantor DPW PAN Sulteng Jalan Hangtua, Selasa (15/3/2022). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai tanggal 15 Maret 2022, membuka pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Sulteng.

Pembukaan pendaftaran Caleg ini, disampaikan Ketua DPW PAN Sulteng H. Rusli Dg.Palabbi didampingi Sekretaris DPW PAN Sulteng Yahya R. Kibi dan Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Sulteng Ronald Gulla, ST dalam konferensi pers di Kantor DPW PAN Sulteng Jalan Hangtua, Selasa (15/3/2022).

Ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg. Palabi dalam kesempatan itu mengatakan, salah satu bentuk keseriusan PAN dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang yakni dengan membentuk KPPW PAN Sulteng yang diketuai Anggota DPRD Sulteng Ronald Gulla.

Pembentukan KPPW DPW PAN Sulteng ini, bersifat ad hoc berdasarkan Surat Keputusan DPW PAN Sulteng Nomor : PAN/23/A/Kpts/K- S/015/II/2022.

“Sesuai hasil rapat koordinasi KPPN (Komite Pemenangan Pemilu Nasional) yang kami hadiri pada tanggal 16 februari 2022, semua DPW dan DPD PAN segera membuka pendaftaran Caleg untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota mulai hari ini 15 Maret 2022,” ujar Ketua DPW PAN Sulteng Rusli Dg. Palabbi.

Mantan Wakil Gubernur Sulteng ini menjelaskan, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama dan kedua, terget kursi DPR RI sebanyak 64 kursi atau 11 %. Sementara untuk kursi DPRD ditingkat provinsi dan Kabupaten/Kota, sekurang – kurangnya satu kursi setiap Daerah Pemilihan (Dapil), serta diupayakan menjadi dua kursi untuk dapil yang memungkinkan.

Khusus di Sulteng, Rusli Dg. Palabbi berharap KPPW PAN Sulteng dapat benar – benar melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga apa yang telah menjadi target bisa tercapai.

Olehnya, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, KPPW memiliki struktur sebanyak 14 bidang yang mempunya tugas dan fungsinya masing-masing baik secara teknis maupun secara umum.

Sementara Ketua KPPW PAN Sulteng, Ronald Gulla dalam kesempatan yang sama mengatakan, Komite Pemenangan Pemilu (KPP) dibentuk mulai tingkat nasional provinsi hingga ke tingkat kabupaten kota.

“Tujuannya hanya satu sebenarnya yakni, bagaimana memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang,” kata Ronald saat diberikan kesempatan menjelaskan KPPW PAN Sulteng yang diberikan amanah kepada dirinya sebagai ketua.

Menurut Ronald Gulla, walaupun sudah ada Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), namun PAN membentuk lagi KPPW untuk melaksanakan beberapa tugas dalam pemenangan Pileg salah satunya yaitu melakukan perekrutan Caleg secara dini.

“Setelah kita rekrut, kita lakukan pembinaan, pengkaderan agar selaras dengan ideologi partai, supaya kedepannya mereka betul – betul bisa membaur dengan PAN,” jelas Ronald Gulla.

KPPW PAN Sulteng juga akan melakukan kajian strategis dan merumuskan strategi ditingkat wilayah untuk membantu DPW PAN Sulteng, dalam pengambilan keputusan dan melakukan penggalangan isu secara massif, terencana, terukur dan sistematis.

KPPW PAN Sulteng juga akan segera merekrut saksi, mengadakan pelatihan saksi, melakukan verifikasi dan validasi saksi. Termasuk memberikan honor – honor saksi nantinya.

“Kita juga akan melakukan up grading bacaleg bersama – sama dengan bidang perkaderan dan pelatihan serta melakukan monitoring dan evaluasi Caleg,” terangnya.

Ronald juga menyampaikan bahwa mulai hari ini tanggal 15 Maret 2022, KPPW PAN Sulteng secara resmi membuka pendaftaran Bakal Caleg (Bacaleg) mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se- Sulteng.

“Kami memberikan kesempatan kepada putra – putri terbaik Sulteng, untuk berjuang melalui PAN baik di tingkat pusat yakni DPR RI, tingkat DPRD Provinsi dan tingkat kabupaten/kota se – Sulteng,” tandas Ronald Gulla.

Sedangkan Sekretaris DPW PAN Sulteng, Yahya R.Kibi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa menjadi Caleg di PAN tidak ada kerja sia – sia, karena ada sistem kompensasi bagi Caleg yang tidak terpilih asal suaranya bisa mencapai minimal 10 % dari total suara. Jadi walaupun tidak terpilih, akan diberikan kompensasi dari Caleg yang terpilih.

“Ini bisa menjadi motivasi bagi Caleg yang mau bergabung ke PAN. Jadi untuk DPR RI mendapat imbalan 10 ribu per suara, untuk DPRD Provinsi Provinsi 15 ribu dan untuk DPRD Kabupaten/Kota mendapat imbalan sebesar 20 ribu,” jelas Yahya R.Kibi.

Sistem kompensasi ini sudah berjalan dan telah dibayarkan bagi caleg yang tidak terpilih pada Pileg tahun 2019 lalu.

“Aturan ini sangat ketat, sehingga harus dilaksanakan. Jika ada Caleg terpilih tidak memberikan kompensasi kepada caleg tidak terpilih sesuai ketentuan partai, maka caleg terpilih itu akan di PAW,” tandas Yahya R.Kibi. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.