Muharram Nurdin : Wenny Bukamo Ditangkap di Banggai Laut, Bukan OTT

oleh -
Ketua DPD PDIP Sulteng, Muharram Nurdin. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tengah (Sulteng), Muharram Nurdin menampik informasi yang menyebutkan petahana Bupati Banggai Laut (Balut), Wenny Bukamo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemebrantasan Korupsi (KPK), Kamis siang (3/12/2020).

Menurut Muharram, Wenny Bukamo ditangkap di Banggai Laut di rumahnya saat sedang istrahat siang. Bukan karena OTT KPK seperti yang diberitakan beberapa media nasional maupun local sejak semalam.

“Dia ditangkap atas dasar pengembangan kasus yang sedang ditangani KPK. Kalau OTT, ditangkap saat sedang terjadi transaksi,” kata Muharram Nurdin seperti dilansir suluhmerdeka.com pada Jumat (4/12/2020).

“Dia lagi tidur siang di rumahnya, saat dilakukan penangkapan,” lanjut Muharram.

Muharram mengaku, mendapatkan informasi bahwa selain Wenny Bukamo, ada enam orang lainnya yang juga ditangkap dan dibawa ke Mapolres Bangkep untuk menjalani pemeriksaan.

“Saya terus berkoordinasi dengan Wakil Ketua PDIP di sana untuk perkembangan selanjutnya,” katanya lagi.

Saat ini kata Muharram, status Wenny Bukamo adalah terperiksa. KPK punya waktu 1X24 jam untuk menentukan status selanjutnya.

Terkait pencalonan, Muharram mengatakan tetap berlanjut. Bilamana Wenny Bukamo kemudian menjadi tersangka dan dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum, maka dia akan dipecat dari partai dan mendapatkan pendampingan hukum.

“Kasus korupsi dan narkoba tidak akan diberikan bantuan hukum oleh partai,” tutupnya.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, petahana Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo disebutkan terjaring OTT KPK pada Kamis siang, 3 Desember 2020. Hal itu dibenarkan ketua KPU Firli Bahuri.

“Betul tadi hari ini, Kamis tanggal 3 Desember 2020 jam 13.00 WIB telah dilakukan tangkap tangan Bupati Banggai Laut,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam kerangannya di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Namun Ketua KPK belum menyebutkan, terkait kasus apa Petahana Bupati Banggai Laut itu ditangkap. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *