Membuka Pelayanan Ibadah Haji, Peluang Umat Islam Melaksanakan Ibadah Haji

oleh -
Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd. FOTO : IST

Prof. Dr. Sagaf S. Pettalongi, Menanggapi Kebijakan Pemerintah Arab Saudi Tentang Membuka Kembali Pelayanan Ibadah Haji

PALU, SULTENGNEWS.COM – Belum lama ini, Pemerintah Arab Saudi telah memberi kelonggaran kepada umat islam di seluruh dunia dengan membuka kembali pelayanan ibadah haji bagi satu juta orang pada musim haji tahun 1443 Hijriah  atau tahun 2022 masehi.

Dengan adanya kebijakan terbaru tersebut, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, memberikan tanggapan positif atas kebijakan terbaru dari pemerintah Arab Saudi, di masa pandemic covid-19, saat ini yang masih berlangsung.

Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, mengatakan dan menilai, kebijakan pemerintah Arab Saudi membuka pelayanan ibadah haji, menjadi peluang bagi umat islam di tanah air untuk melaksanakan ibadah haji.

“Ini satu kesempatan yang sangat baik bagi umat islam di tanah air untuk melaksanakan ibadah haji,” kata Prof. Dr. Sagaf kepada SultengNews.com, Selasa (12/4/2022).

Prof. Dr. Sagaf yang juga Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Tengah ini pun mengemukakan kembali, kalau haji merupakan rukun islam ke lima yang wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang telah mampu.

Olehnya, sebut Prof. Dr. Sagaf, kebijakan dibukanya kembali pelayanan haji menjadi hal yang baik, bagi umat islam di tanah air termasuk di wilayah Sulawesi Tengah untuk melaksanakan rukun islam ke lima.

“Karena itu Kementerian Agama di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, harus segera melakukan persiapan-persiapan terkait dengan pelaksanaan ibadah haji,” kata Guru Besar UIN Datokarama Palu tersebut.

Kemudian Prof. Dr. Sagaf menambahkan, mengingatkan kepada jamaah calon haji dari Sulawesi Tengah agar segera menyiapkan diri termasuk memperhatikan kesehatan tubuh, agar pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lancar.

Apalagi untuk pelaksanaan ibadah haji saat ini bersamaan dengan pandemi covid-19, sehingga disiplin menerapkan prokes cegah covid-19, menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

“Bahkan jamaah calon haji harus telah vaksinasi covid-19-19, menggunakan vaksin yang diterima oleh Pemerintah Saudi Arabia,” tutup Prof. Dr. Sagaf.ZAL/humasuindatokaramapalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.