Mayat Perempuan Ditemukan di Puncak Matantimali Diduga Korban Pembunuhan

oleh -
Inilah mayat perempuan yang ditemukan di area puncak Matantimali, Kabupaten Sigi. FOTO : IST

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Sejak semalam warga net digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di areal jalan menuju puncak Matantimali, Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi, pada Selasa (17/11/2020). Penemuan mayat perempuan itu, beredar luas di media sosial Facebook (FB).

Dari foto yang beredar, mayat perempuan itu mengenakan jelana levis warna biru dengan baju kaos lengan panjang. Mayat itu terlihat dalam posisi tengkurap dengan posisi wajah menghadap ketanah. Diduga mayat itu adalah korban pembunuhan dan merupakan pengunjung wisata paralayang matantimali.

Penemuan mayat itu di posting oleh warganet dengan akun FB, Ricky. Dalam postingannya, dia menuliskan keterangan dari foto yang dipostingnya itu.

“Penemuan mayat jenis kelamin perempuan di arah mau ke matantimali,” tulis Ricky pada postingannya itu, sekira 10 jam yang lalu.

Postingan Ricky itu, telah mendapat 41 komentar dari warganet lainnya. Bahkan, postingan tersebut telah di like atau disukai 134 warganet dan dibagikan sebanyak 73 kali.

Sebagaimana terlihat dalam foto yang di posting itu, bahwa mayat yang diduga perempuan tergeletak di selokan tepatnya dipinggir jalan arah ke puncak Matantimali.

Selain itu, dalam akun Facebook Info Kota Palu juga terdapat postingan video penemuan mayat perempuan di areal puncak Matantimali berdurasi 29 detik. Nampak pada video itu, sejumlah aparat kepolisian sedang melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

Sampai sekarang, belum diketahui penyebab meninggalnya perempuan yang ditemukan di areal menuju puncak Matantamali. Namun kuat dugaan mayat itu adalah korban pembunuhan.

Sampai berita ini terbit, sultengnews masih menunggu jawaban dari pihak Polres Sigi, yang sebelumnya telah mencoba melakukan konfirmasi. Namun hingga berita ini tayang, belum ada balasan dari pihak Polres Sigi. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *