Masyarakat Toboli Barat Minta Kelengkapan Peralatan Menjahit

oleh -
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj Zalzulmida A Djanggola saat melakukan Reses di Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara tepatnya di lokasi Teknologi Tepat Guna (TTG). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

TOBOLI, SULTENGNEWS.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj Zalzulmida A Djanggola melakukan Reses gelombang pertama pada 16 – 23 Maret 2021 di Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara tepatnya di lokasi Teknologi Tepat Guna (TTG).

Politisi Partai Gerindra ini menerima banyak kelurahan dan usulan dari warga yang hadir dalam Reses tersebut diantaranya bantuan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan menjahit lengkap dengan mesih jahitnya dan mesin obras. Bantuan pemberdayaan itu nantinya, bisa digunakan ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak tamatan SMA yang tidak melanjutkan kuliah untuk menopang ekonomi.

Masyarakat juga menginginkan bantuan pendidikan, pengadaaan air bersih, pembangunan sumur suntik, pembukaan jalan penghubung antara Desa Sakina Jaya dan Desa Toboli Barat.

Zalzulmida A Djanggola menyampaikan akan berusaha mewujudkan permohonan bantuan da harapan masyarakat tersebut.

Selama melaksanakan reses di Toboli Barat, Zalzulmida di dampingi anggota DPRD Parimo, Camat Parigi Utara sekaligus pejabat Kades Toboli Barat. Hadir dalam reses tersebut diantaranya perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan ibu-ibu PKK.

Sementara reses di titik kedua, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah itu mengambil lokasi di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi tepatnya di halaman Pesantren Alkhairaat. Reses ini dihadiri langsung Wakil Bupati Parimo, Badrun Ngai. Sejumlah warga yang hadir juga menyampaikan aspirasinya.

Diantara aspirasi yang berkembang diantaranya masyarakat meminta penjelasan mengenai indkator penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Masyarakat juga berharap diberikan bantuan pemberdayaan untuk ibu-ibu di Kelurahan Masigi.

Antusia warga Masigi mengikuti reses sangat tinggi. Hal itu terlihat dari daftar hadir yang melebihi undangan. Meskipun demikian, panitia sigap menerapkan protkoler kesehatan pencegahan Covid-19. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *