Masa Kerja PPS Untuk Pilkada Serentak Tunggu Arahan KPU RI

oleh -
Anggota PPS di Tolitoli. FOTO : IST

TOLITOLI, SULTENGNEWS.COM – Masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Tolitoli tahun 2020 menjadi tidak jelas.

Penyebab tidak jelasnya Surat Keputusan (SK) waktu tugas PPS tersebut, disebabkan adanya keputusan KPU RI terkait upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) yang saat ini sedang dihadapi Indonesia.

Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Tolitoli, Alisman mengatakan dengan terbitnya Surat Keputusan KPU RI Nomor 179 yang disertai Surat Edaran (SE) Nomor 8 tahun 2020 yang menyatakan beberapa tahapan pilkada dinyatakan ditunda, termasuk diantaranya menyangkut tahapan pelantikan PPS.

“Keputusan KPU ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah soal upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Indonesia,” jelas Alisman.

Tertundanya pelantikan tahapan PPS tersebut tentunya juga berpengaruh terhadap penetapan SK atau masa kerja yang sebetulnya dimulai tanggal 23 Maret hingga 23 November tahun berjalan menjadi terganggu.

“Masa kerja mereka ini sesuai tahapan berlaku delapan bulan tercatat mulai 23 Maret tahun 2020, namun karena adanya keputusan KPU dan surat edaran tentunya menjadi berubah,” tukasnya.

Masa kerja PPS selaku penyelenggara Pemilu ditingkat desa ini mengalami perubahan dengan waktu yang belum bisa dipastikan dan semuanya tergantung Surat Keputusan KPU RI selanjutnya.

Sebelumnya dari 327 anggota PPS yang lolos di KPU Tolitoli yang dilantik baru sejumlah 285 orang, sementara yang ditunda berkisar 42 karena munculnya kebijakan pemerintah terkait munculnya virus covid 19 tahun ini. LAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *