Mahasiswi FKM Untad Berhasil Negosiasikan Penanganan Sampah di Kelurahan Palupi

oleh -
Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Peminatan Promosi Kesehatan (Promkes) Universitas Tadulako (Untad) saat menemui Lurah Palupi. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Peminatan Promosi Kesehatan (Promkes) Universitas Tadulako (Untad) melakukan negosiasi di Kelurahan Palupi dalam penanganan sampah di kelurahan itu.

Mahasiswi FKM Promkes Untad yang berjumlah 5 orang itu, mendatangi kantor Kelurahan Palupi Kota Palu dan disambut oleh Lurah Palupi. Tujuan Mahasiswi itu, meminta pihak Kelurahan Palupi dalam menangani sampah untuk mengeluarkan kebijakan melalui regulasi yang mewajibkan seluruh warga mengangkut sampah ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.

“Pada saat negosiasi dengan Lurah Palupi, didapatkan hasil bahwa sampah di Kelurahan Palupi akan diangkut oleh kendaraan pembuang sampah motor kaisar, sehingga masyarakat tidak akan lagi membuang sampahnya sembarangan,” ujar Acika Indira, Kordinator Lapangan (Korlap) kepada sultengnews.com, Kamis (19/03/2020).

Dia menyebutkan, pihak Kelurahan Palupi akan membuat sebuah surat keputusan atau surat edaran terkait pengangkutan sampah tersebut. Mahasiswi FKM Promkes Untad akan bekerjasama membantu dalam mensosialisasikan aturan melalui surat edaran dari Kelurahan Palupi.

“Salah satu langkah awal yang diambil oleh kami mahasiswa FKM Promkes Untad yakni dengan mendatangi ke rumah Ketua RT yang ada di Kelurahan Palupi, dengan maksud mahasiswa mensosialisasikan aturan dari Kelurahan Palupi. Selanjutnya, Ketua RT setempat yang akan menyampaikannya ke warga sekitar,” sebutnya.

Saat ini kata Acika, Pihak Kelurahan Palupi sedang menyusun surat edaran terkait permasalahan sampah. Ini merupakan sebuah keberhasilan negosiasi yang dilakukan oleh mahasiswa.

Sementara itu Lurah Palupi, Mansyur S.sos, menyetujui pembuatan kebijakan melalui surat edaran yang akan disebarkan kepada masyarakat di Kelurahan Palupi.

“Masyarakat Palupi harus mengangkut sampah di tempat yang disediakan, sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit, agar lingkungan di Kelurahan Palupi bersih dan kesehatan masyarakat dapat terjaga,” tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *