MA Muhammadiyah Tolitoli Butuh Perhatian Pemerintah

oleh -

Keterangan Foto : Drs. Hj. M Yahya Abide

TOLITOLI, SULTENGNEWS.com – Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Tolitoli, sangat membutuh perhatian pemerintah berupa ruangan laboratorium dan fasilitas komputer untuk penunjang belajar siswa, karena selama ini sekolah tersebut masih bergantung pada sekolah lain.

Kepala Sekolah MA Muhammadiyah, Drs. Hj. M Yahya Abide mengatakan, pihaknya selalu mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah lain, karena fasilitas dan ruang Laboratorium komputer sampai saat ini belum pernah terealisasi oleh pihak pemerintah.

“Kami sudah pernah mengajukan proposal pada calon anggota DPRD untuk pengadaan pembangunan Lab Komputer, namun tidak terealisasi. Padahal mereka sudah datang kesekolah kami untuk mengecek dan mengukur lokasi pembangunan,” jelasnya kepada sultengnews.com, belum lama ini.

Dia mengaku, saat ini siswa di sekolah itu berjumlah 54 orang siswa dan 18 siswa diantaranya adalah kelas XII, dengan sedikitnya jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut membuat fasilitas dan pembangunan ruang Lab komputer tidak di realisasi oleh pemerintah, karena ini salah satu persyaratan untuk pengadaan fasilitas.

Selain pengadaan gedung lab komputer, pihak sekolah juga membutuhkan rehab untuk gedung sekolah, karena selama ini sekolah tersebut belum pernah ada bantuan sama sekali untuk gedung sekolah.

Dia berharap, agar pemerintah bisa memperhatikan gedung sekolah dan penunjang belajar untuk siswa di MA Muhammadiyah Tolitoli, walaupun hanya sekolah swasta sehingga bisa pararel dengan sekolah negeri lainnya.

“Walaupun tidak seratus persen bantuan yang diberikan, tapi kami sangat berharap agar ada bantuan dari pemerintah terutama bantuan fisiknya,” harapnya. NUR

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *