Lurah Kamonji Diduga lakukan Pungli

oleh -

Keterangan Foto :

Inilah Kantor Kelurahan Kamonji yang diduga melakukan pungutan setiap pengurusan administrasi di kelurahan itu. FOTO : FAHRUN

PALU, SULTENGNEWS.com – Pihak Kelurahan Kamonji diduga melakukan pungutan liat (Pungli) atas pengurusan administrasi kependudukan di kelurahan itu. Beberpa warga yang ditemui sultengnews.com mengaku dipungut pihak kelurahan, setiap kali mengurus administrasi kependudukan.

“Saat mengurus keterangan pindah, saya diminta Rp50 ribu. Katanya itu uang administrasi,” ujar salah seorang warga yang minta namanya tidak ditulis kepada media ini.

Bahkan beberapa warga lainnya, juga mengaku diminta pungutan antara Rp100.000 hingga Rp250.000 untuk pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Lurah Kamonji, Ahlul Fitra yang dikonfirmasi membantah hal itu disebut Pungli. Menurutnya, dana yang diberikan ke pihak kelurahan merupakan pemberian seikhlasnya dari warga karena telah dibantu mengurus administrasi kependudukan.

“Itu bukan pungli, tapi pemberian seikhlasnya dari warga karena dibantu pengurusan seperti KK, KTP dan akte kelahiran,” ujar lurah perempuan itu.

Ahlul Fitra mengatakan, sebenarnya warga bisa mengurus langsung administrasi kependudukannya seperti KK, KTP dan akte kelahiran di Dinas Pencatatan Sipil. Namun, ada juga warga yang mita diuruskan sehingga dimintai biaya administrasi.

“Kalau warga mau mengurus sendiri di Dinas Catatan sipil juga silahkan, kita hanya membantu,” tandasnya. FRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *