Lurah Baru Prioritaskan Pembangunan Kantor Kelurahan

oleh -

Keterangan Foto :

Lurah Baru Kabupaten Tolitoli, Moh.Taufiq Sos saat menyampaikan perencanaannya kepada RT/RW dan Tokoh Masyarakat, Jumat (27/1/2018). FOTO: KIRIMAN KELURAHAN BARU

TOLITOLI, SULTENGNEWS.com – Kelurahan Baru bersama tokoh masyarakat di kelurahan itu menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembanguanan (Musrembang), Jumat (27/1/2018). Dalam kegiatan itu, Lurah Baru Kabupaten Tolitoli, Moh.Taufiq Sos menyampaikan bahwa pembangunan kantor kelurahan menjadi prioritas untuk segera dibangun kantor baru.

Musrembang yang di laksanakan setiap awal tahun tersebut, dihadiri juga perwakilan Lembaga Keswadayan Masyarakat (BKM) tim Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), RT/RW dan beberapa Tokoh  Masyarakat Kelurahan Baru.

Salah satu Tokoh Masyarakat saat menyampaikan perencanaannya di kegiatan Musrembang, Jumat (27/1/2018). FOTO: KIRIMAN KELURAHAN BARU 

“Selama saya menjabat mulai tahun 2017 hingga sekarang, gedung Kelurahan Baru sampai saat ini belum juga terealisasi pembangunannya. Padahal sudah berulang kali diusulkan setiap tahunnya,” kata Moh. Taufiq Sos, kepada sultengnews.com, Senin (29/1/2018).

Dikatakan, pihaknya juga sangat berharap gedung Kelurahan Baru agar di bangun kembali, karena kantor Kelurahan Baru adalah sentral bisnis dan juga salah satu jantung prekonomian Masyarakat Kabupaten Tolitoli.

Dia menjelaskan, selain pembangunan kantor adapun beberapa usulan yang juga telah direncakan oleh pihak kelurahan untuk wilayah Kelurahan Baru dari berbagai  RT dan RW diantaranya, pembangunan drenaise untuk di lingkungan III, flat deker, musollah, jalan layang di lingkungan IV dan beberapa pembanganan lainnya.

“Dari Musrembang yang laksanakan di Kelurahan Baru, kami akan lanjutkan ketingkat Kecamatan setelah itu ketingkat Kabupaten agar semua perencanaan bisa terealisasi,” ujarnya.

Dia berharap, agar semua yang telah diusulkah oleh pihak Kelurahan Baru bisa di perhatikan oleh pemerintah, sehingga agenda yang telah di musyawarakan dan direncanakan tidak hanya menyita waktu dan terbuang percuma.

“Kantor Kelurahan Baru di tuntut untuk pelayanan prima. Bagaimana pelayanan akan prima kalau kondisi kantor seperti ini,” tutupnya. NUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *