Longki Tegaskan Gerindra Tidak Akan Jadi Penonton di Pilgub Sulteng

oleh -

Longki Djanggola saat menyerahkan surat keputusan dan surat tugas kepada para Calon Kepala Daerah di 6 Kabupaten, 1 Kota dan 1 Provinsi Sulteng. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola menegaskan, Partai Gerindra tidak akan menjadi penonton di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng mendatang.




Hal itu ditegaskan Longki Djanggola saat memberikan surat keputusan dan surat tugas kepada para Calon Kepala Daerah di 6 Kabupaten, 1 Kota dan 1 Provinsi Sulteng.

Adapun 6 nama ditingkat Kabupaten yang mendapatkan surat keputusan dan surat tugas Gerindra yaitu Drs.H. Wenny Bukarno berpasangan dengan Ridaya Laodengkowe Calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai Laut, Kolonel Mar. (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu berpasangan Drs. Amjad Lawasa MM Calon Bupati dan Wakil Bupati Poso, H. Muchtar Deluma berpasangan dengan Andi Ahmad Syarif Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli, Drs. Husen Habibu M.Hi berpasangan dengan Paulina SE MSi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sigi.

Kemudian, yang mendapatkan surat tugas dari Gerindra yang sementara mencari pasangan dan koalisi partai dalam pemilihan bupati termasuk Pemilihan Walikota yakni H. Mahmud Ibrahim Calon Bupati Morowali Utara, Hj, Sulianti Murad Calon Bupati Banggai dan Arena JR Parampasi Calon Walikota/Wakil Walikota Palu.




Selanjutnya, surat tugas yang diberikan kepada Hidayat Lamakarate Calon Gubernur Sulteng yang juga masih dalam proses mencari pasangan dan koalisi partai.

“Poso, Tolitoli, Sigi dan Banggai Laut, empat kabupaten ini statusnya kita sudah minta rekomendasi karena koalisinya sudah cukup atau telah memenuhi syarat. Untuk ke empat kabupaten itu langsung kita minta usul rekomendasi,” kata Longki Djanggola.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sulteng, Faizal Hi Saing, mengungkapkan, surat tugas berlaku sejak diterima tanggal 27 Februari 2020 oleh Calon Bupati, Walikota dan Gubernur Sulteng, masa berlaku selama sebulan. Apabila dalam waktu yang ditentukan, maka surat tugas dapat ditari kembali oleh DPD Partai Gerindra Sulteng.

Untuk Pemilihan Gubernur Faizal memastikan, Gerindra memposisikan kandidatnya sebagai 01 (Calon Gubernur Sulteng) kepada Hidayat Lamakarate.

“Terkait pasangan yang jelas pak Hidayat Lamakarate sudah punya bayangan, artinya kita memberikan surat tugas itu sebagai dorongan untuk mempercepat proses – proses dalam melengkapi pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) di bulan Juni,”terangnya.

Saat ditanyakan partai yang berpotensi akan di ajak berkoalisi bersama Gerindra, Wakil Sekretaris DPD Gerindra itu masih enggan menjawabnya.

“Saya belum bisa berikan pernyataan itu, karena yang berkepentingan Pak Hidayat, tentu kita akan mengkonfirmasi ke Pak Hidayat sudah sejauh mana langkah -langkah yang telah diambil,” ujarnya.

Kabar terkait Hidayat Lamakarate akan berpasangan dengan Nurmawati Dewi Bantilan (NDB), Faiazal mengatakan jika NDB mau jadi 02 (Calon Wakil Gubernur Sulteng) Gerindra welcome saja.

“Bisa jadi Hidayat Lamakarate bersama dengan NDB karena politik itu dinamis setiap saat itu berubah,” ucapnya.




Faizal menyampaikan Ketua DPD Gerindra, Longki Djanggola sebagai Panglima Penggerak Partai Gerindra di Sulteng sangat meyakini bahwa pilihan yang diambil merupakan sesuatu yang mutlak dan akan mendapat dukungan dari Partai Gerindra.

“Yang jelas mereka punya potensi, misalnya surat tugas kenapa kami serahkan ke si A atau si B, karena kami tau posisi dia mempunyai potensi untuk mendapatkan dukungan dari partai Gerindra dan juga partai lain sebagai bentuk koalisi,” tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *