Lima Mahasiswa Untad Dilaporkan Hilang Telah Ditemukan

oleh -
Pemeriksaan kondisi kesehatan kelima Mahasiswa Untad Palu yang telah ditemukan. FOTO : Humas Basarnas Palu

PALU, SULTENGNEWS.COM – Lima orang Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang sempat dikabarkan hilang sore tadi di Gunung Bulunti, Desa Jono, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, telah ditemukan oleh Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) yang melakukan pencarian terlebih dulu.

Humas Basarnas Palu, Fatmawati membernarkan bahwa kelima Mahasiswa Untad Palu itu ditemukan Mapala.

“Ditemukan oleh mahasiswa pecinta alam yang juga melakukan pencarian sudah di posko,”ujar Fatmawati kepada sultengnews.com, Sabtu (06/02/2021).

Fatmawati menuturkan, Tim Rescue Basarnas Palu yang dikirimkan tidak sempat melakukan pencarian. Sebab, sebelum sampai di lokasi kelima Mahasiswa Untad Palu telah ditemukan Mapala.

“Karena tadi posisi tim masih semantara di perjalanan terus dapat kabar korban ditemukan,”ungkapnya.

Fatmawati menambahkan, meskipun kelima Mahasiswa Untad Palu itu telah ditemukan, Tim Rescue Basarnas Palu tetap melanjutkan perjalanan ke lokasi untuk memastikan informasi dan melakukan pengecekan kesehatan fisik kepada kelima Mahasiswa Untad Palu tersebut.

“Tapi tim tetap lanjut kesana untuk memastikan info tersebut dan tim juga memeriksa kondisi korban,”tuturnya.

Sebelumnya, Fatmawati menerangkan kronologi kejadian berdasarkan laporan dari rekan kelima Mahasiswa Untad Palu yang merasa khawatir terhadap kelima Mahasiswa Untad Palu yang tak kunjung kembali, sehingga rekan dari kelima Mahasiswa Untad Palu itu melaporkan adanya lima Mahasiswa Untad Palu yabg hilang di Gunung Bulunti.

“Kronologisnya¬† pada Minggu (31/01/2021) mereka melapor ke Kepala Desa Jono bahwa mereka akan melakukan pendakian ke Gunung Bulunti, Desa Jono, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi dengan estimasi selama 5 hari terhitung sejak tanggal 31 Januari 2021 sampai 04 Februari 2021. Namun hingga saat ini, kelima mahasiswa itu belum kembali dan belum ada laporan,”terangnya.

Fatmawati mengungkapkan, selanjutnya Kepala Desa Jono menyarankan rekan kelima Mahasiswa Untad Palu itu untuk melapor ke Basarnas Palu.

“Kepala Desa selanjutnya berkoordinasi dengan Andre selaku rekan korban agar meminta bantuan ke Basarnas untuk melakukan pencarian,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *