Legislator Desak Pemprov Sulteng Dukung BNN Berantas Narkoba

oleh -
Anggota DPRD Sulteng, Ibrahim A. Hafid. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Ibrahim Hafid mendesak Pemprov Sulteng agar mendukung penuh upaya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dalam memberantas peredaran narkotika segala jenis di wilayah tersebut.

“Pemberantasan narkotika, narkoba, segala macam jenis tidak akan optimal jika hanya dilakukan oleh BNNP Sulteng tanpa ada dukungan dari Pemprov Sulteng,”ucap Ibrahim Hafid kepada sultengnews, Jumat (28/05/2021).

Dukungan Pemprov Sulteng terhadap BNNP Sulteng, kata dia, dapat berupa sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak buruk narkoba dan jenis narkoba, agar masyarakat memahaminya.

“Utamanya disosialisasikan kepada masyarakat dan generasi muda yang berada di wilayah pinggiran kota, di wilayah terpencil dan di desa-desa,”ungkapnya.

Selain itu, Pemprov Sulteng, kata dia, juga harus mendukung upaya penindakan terhadap bandar dan pengedar narkoba yang dilakukan oleh BNNP Sulteng di wilayah ini.

“Pemprov Sulteng harus menyampaikan kepada masyarakat tentang ancaman pidana jika mengedarkan narkoba, dan dampak buruk narkoba terhadap intelektual dan mental masyarakat,”sebutnya.

Kepala BNNP Sulteng Brigjend Polisi Monang Situmorang, mengemukakan bahwa pemerintah di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten kota harus melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba segala jenis.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

“Jadi, tidak ada organisasi perangkat daerah di semua tingkatan yang tidak melakukan rencana aksi nasional ini, semua harus melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba,”terangnya.

“Sesuai dengan Inpres tersebut, maka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba hukumnya wajib,”tambahnya.

BNNP Sulteng, sebut Brigjend Monang telah mengunjungi pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Sulteng termasuk menyambangi organisasi perangkat daerah yang ada di daerah ini.

“Kami sudah menyosialisasikan Inpres ini kepada pemda-pemda, dengan harapan seluruh pemda dan OPD yang ada di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng, harus melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat,”sebutnya.

Ia menambahkan, selain sosialisasi, langkah pencegahan lainnya yang dapat dilakukan oleh OPD yakni melakukan test urine minimal kepada ASN di masing-masing OPD, serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.