Lantik Kadis Kesehatan, Wali Kota Palu Buat Terobosan Baru

oleh -
Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palu saat dilantik dan diambil sumpahnya olah Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid di halaman Kantor Wali Kota Palu, Kamis (9/9/2021). FOTO : IST

PALU SULTENGNEWS.COM – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid membuat terobosan baru dengan melantik Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan bukan berlatar belakang tenaga kesehatan atau dokter.

Wali Kota melantik Denny S. Taufan sebagai Kadis Kesehatan Kota Palu menggantikan dr. Husaema yang digeser menjadi Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Palu yang sebelumnya dijabat Denny S. Taufan, Kamis (9/9/2021).

Pelatikan Kadis Kesehatan bukan dari orang kesehatan di Palu, adalah yang pertama kalinya yang dilakukan Wali Kota saat ini H. Hadianto Rasyid.

Selain melantik kedua pejabat eselon II itu, Wali Kota juga melantik sejumlah pejabat lainnya pada jabatan administrator dalam eselon III a dan eselon III b dan jabatan pengawas eselon IV a dan eselon IV b.

Wali Kota juga melantik Hajar Modjo sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD). Hajar Modjo sebelumnya sudah mengikuti job fit eselon II b beberapa waktu lalu. Sebelumnya, jabatan ini juga mengalami kekosongan menyusul dilantiknya Irmawati Alkaf sebagai kepala Badan Pendapatan Daerah.

Sementara itu, jabatan administrator eselon III a dilantik sebanyak 5 orang diantaranya Yohan Wahyudi sebagai kepala bagian umum Sekretariat DPRD Palu. Gladys Levyna sebagai Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Palu. Muhammad Ramli sebagai sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Palu.

Rohkmiati sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan pada UPTD RSU Anutapura Palu dan Muhammad Yusuf sebagai Camat Tatanga.

Sedangkan eselon  III b sebanyak 6 orang. Selanjutnya jabatan pengawas eselon IV a sebanyak 34 orang dan eselon IV b sebanyak 30 orang. CS/FUL

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.