Kucurkan Dana Rp60 Miliar Lebih, Gubernur Minta Rehab dan Rekon Dampak Bencana Sulteng Selesai Tahun Ini

oleh -
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Mamun Amir bersama Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, MA, Ketua DPRD diwakili Yahdi Basma, SH memimpin Evaluasi Rehab dan Rekon Dampak Bencana 28 September 2021. FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. Mamun Amir bersama Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, MA, Ketua DPRD diwakili Yahdi Basma, SH memimpin Evaluasi Rehab dan Rekon Dampak Bencana 28 September 2021.

Wakil Gubernur Sulteng, Drs.Mamun Amir menyampaikan bahwa sesuai kebijakan Gubernur Sulawesi Tengah bahwa Tahun 2021 ini, semua hal yang menjadi kendala dalam percepatan Rehab dan Rekon Dampak Bencana 28 September 2018, harus diselesaikan dan Gubernur sudah menepati janjinya kepada masyarakat untuk segera mempercepat pelaksanaan rehab dan rekon ini.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Gubernur sudah mengidentifikasi masalah terhambatnya pelaksanaan Rehab dan Rekon yakni terhambat pada masalah ketersediaan lahan untuk pembangunan Infrastruktur  dan Hunian Tetap masyarakat terdampak, sehingga gubernur sudah memutuskan menyelesaikan permasalahan tersebut.

Wakil Gubernur menyampaikan beberapa langkah yang telah diambil gubernur dengan memberikan dukungan dana antara lain; Pembebasan lahan pembangunan Jembatan IV Palu sebesar Rp27 Miliar, Pembangunan Huntap Petobo sebesar Rp10 Miliar, Pembangunan Huntab Talise sebesar Rp3,5 Miliar, Pembebasan Lahan Pembangunan SPAM Air Bersih sebesar Rp2,6 Miliar, Penyelesaian Permasalahan Rehab dan Rekon Kabupaten Sigi Rp6 Miliar dan Penyelesaian Rehab dan Rekon di Donggala sebesar Rp12,150 Miliar.

Atas kebijakan gubernur ini, total bantuan Pemprov Sulteng untuk penyelesaian rahab dan rekon mencapai Rp60 Miliar lebih pada tahun 2021 ini.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPKAD Sulteng Bahran menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk percepatan Rehab dan Rekon Dampak Bencana Alam, sudah tersedia dan selanjutnya diharapkan agar Kabupaten Sigi, Donggala dan Kota Palu dapat segera melengkapi administrasinya dan juga disediakan anggaran pendamping.

Wakil Gubernur menyampaikan, harapan Gubernur agar semua pihak lebih mempercepat Rehab dan Rekon agar masyarakat terdampak dapat merasakan seluruh penanganan yang dilakukan pemerintah.

Wakil Gubernur juga menyampaikan pada kesempatan itu, agar Bupati dan Walikota dapat menyampaikan usulan prioritas yang harus dibangun di daerah masing – masing untuk pelaksanaan Program Rp100 Miliar per kabupaten/kota yang akan diberikan oleh Pemprov Sulteng setiap tahun melalui Program dan Kegiatan.

Wakil Gubernur juga menyampaikan, harapan Gubernur agar pihak PUPR RI dapat membangun Masjid Agung, Kantor Bupati Sigi dan Kantor Dinas BPLH dan BPBD Propinsi Sulawesi Tengah.

Dari Hasil laporan Wakil Walikota Palu dan Bupati Sigi, dengan adanya dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam percepatan pemulihan dampak bencana, sudah dapat berjalan baik dan lebih cepat sehingga Bupati Sigi dan Wakil Wali Kota Palu yang hadir sangat berterimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur.

Damrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, MA menyampaikan, selaku ketua Satgas sangat berterimakasih atas kebijakan anggaran gubernur untuk percepatan Rehab dan Rekon, karena sudah hampir 3 tahun permasalahan ini belum dapat diselesaikan.

“Dengan kebijakan Gubernur ini, kita dapat mempercepat proses rehab dan rekon dampak Bencana Alam 28 September 2018 lalu. Saya berharap kepada Bupati dan Walikota, dapat segera melakukan validasi data berdasarkan titik koordinat by name by address agar masyarakat terdampak dapat terdata dengan baik dan hak – hak nya dapat diperoleh,” ujar Danrem.

Sementara Ketua DPRD diwakili Anggota DPRD Provinsi Sulteng Yahdi Basma, SH menyampaikan, rasa bangga dengan kebijakan gubernur untuk menyelesaikan seluruh permasalahan rehab dan rekon, karena sudah masuk tahun ke-3 masyatakat menunggu.

Yahdi Basma menyampaikan, agar Pembebasan Tanah Huntab Petobo dapat segera diproses diambil langkah – langkah kongkrit agar percepatan pembangunan Huntab sudah dapat segera dilaksanakan.

Pada kesempatan itu, seluruh satgas yang tergabung dalam satgas PUPR RI dalam pelaksanakan seluruh kegiatan rehab dan rekon, sudah dapat berjalan dengan baik dan sebagian sudah dalam pelaksanaan. Sebagian lagi dalam proses lelang seperti Jembatan IV dan Poros jalan Sirenja bulan Agustus 2021 sudah ditandatangani kontrak kerjanya. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.