KPU Tolitoli Libatkan Masyarakat Lipat Surat Suara

oleh -
Ketua KPU Tolitoli, Suleman Pajalani. FOTO : IST

TOLITOLI, SULTENG NEWS – Sebanyak 299 orang dilibatkan KPU Tolitoli dalam pelipatan suara suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Tolitoli 9 Desember 2020.

“Kegiatan pelipatan surat suara itu, akan dimulai Rabu besok di gedung labong boki. Mereka yang dilibatkan, semuanya dari kalangan masyarakat,” kata ketua KPU Tolitoli, Suleman Pajalani, Selasa (24/11/2020).

Suleman menjelaskan masyarakat yang direkrut KPU melakukan pelipatan suarat suara tersebut, telah diseleksi bukan berasal dari partai dan tidak terlibat sebagai tim Pasangan Calon (Paslon) bupati yang bertarung di Pilkada serentak di Tolitoli.

“Surat suara yang dilipat peserta itu ada sekitar¬† 154.013 lembar yang terdiri dari 150.009 DPT, diluar surat Pilgub,” jelas ketua KPU Tolitoli itu.

Jumlah surat suara yang dilipat tersebut bukan hanya untuk Pilkada namun juga Pilgub dengan jumlah yang sama, dan diketahui ada sekitar 2.5 persen surat suara per TPS menjadi ketambahan, artinya ada sekira 4.004 lembar surat suara yang tertamba dari hitungan 150.009 DPT.

“Ketambahan surat suara berdasarkan undang-undang dan PKPU, penambahan surat suara itu dipergunakan untuk PSU jika itu terjadi,” sebutnya.

Dalam pelipatan surat suara yang dilakukan peserta juga pengawasannya akan melibatkan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten dan aparat kepolisian setempat.

“Selain Bawaslu dan kepolisian KPU memberi ruang kepada tim Paslon untuk melihat, cara ini sebagai bentuk transpransi KPU pada tahapan pelipatan surat suara,” tandas Suleman.

Diyakininya, proses pelipatan surat suara untuk Pilkada Tolitoli oleh pihak KPU akan dilakukan sehari, dimulai pukul 9.00 Wita hingga selesai.

“Untuk surat suara bupati dinilai Rp120 per lembar, sedangkan surat suara gubernur Rp115 per lebar,” katanya.

Jika ditemukan ada surat suara rusak pada saat dilakukan sortir pelipatan nanti maka pihak KPU akan melakukan pemulangan kepada pihak pengada untuk dilakukan penggantian.

“Kalau untuk surat suara Pilgub jadi kewenangan KPU Provinsi Sulteng,” tutupnya. LAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *