KPU Sulteng Salurkan Bantuan Kepada Pengungsi di Sulbar

oleh -
KPU Sulteng saat mendistribusikan bantuan ke Kantor KPU Sulbar. FOTO : IST

MAMUJU, SULTENGNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan sejumlah bantuan kepada pengungsi terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Tanwir mengatakan, KPU Sulteng mendistribusikan bantuan sejak 18 Januari 2021, bantuan tersebut di turunkan di Posko KPU Sulbar untuk selanjutnya dipercayakan kepada KPU Sulbar menyalurkan secara langsung kepada pengungsi.

“Mereka sudah membagikan itu. Kami memang hanya mendrop ke kantor KPU Sulbar urusan mereka sebar kemana kami percayakan teman-teman disana,”ucap Tanwir Lamaming kepada sultengnews, Jumat (22/01/2021).

Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming menyebut, bantuan yang di distribusikan pihaknya merupakan kebutuhan mendesak bagi para pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju.

“Kami prioritaskan kebutuhan yg mendesak sperti tenda, sembako, selimut,sarung, makanan, bayi, air mineral, abon, popok, pempers, genset serta BBM (Bahan Bakar Minyak), kami juga membawa tenda besar yang kemrin kami gunakan saat gempa di Palu,”sebutnya.

Tanwir mengungkapkan, sejak hari ketiga pasca gempa yang melanda Kabupaten Mamuju, KPU Sulteng langsung menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut didapatkan dari donasi semua pihak yang berpartisipasi baik dari KPU kabupaten dan kota hingga perorangan.

“Hari ke 3 gempa, Nilai total bantuan Rp 62 juta. Donasi dari semua KPU kabupaten/kota se Sulteng juga ada dari individu KPU lain dan masyaraka,”ucapnya.

Tanwir berharap, dengan adanya bantuan dari KPU Sulteng dapat mengurangi penderitaan pengungsi di Kabupaten Mamuju.

“Harapan kami tentu bantuan itu dapat meringankan derita saudara-saudara kita di Sulbar. Bantuan ini kami galang hanya dalam 2 hari sejak kejadian dan hari ke 3 kami langsung salurkan,”tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *