KPU Sulteng Gandeng Media Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pada Pilgub Tahun 2020

oleh -

Tiga Komisioner KPU Sulteng yakni Sahran Raden, Samsul Y. Gafur dan Halima serta Narasumber Dr. Lukman S. Tahir saat menyampaikan materi pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Sabtu (8/2/2020). FOTO : MIFTAHUL AFDAL/SULTENGNEWS.COM

PALU, SULTENGNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah bersama media akan terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Tahun 2020.




Untuk mewujudkan hal itu, KPU Sulteng melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama media cetak, elektronik dan online yang dikemas melalui kegiatan media gathering di Aula Kantor KPU Sulteng tanggal 8 sampai 9 Februari 2020.

Kegiatan FGD dihadiri oleh tiga Komisioner KPU Sulteng yakni Sahran Raden, Samsul Y. Gafur dan Halima serta dua narasumber yakni Dr. Lukman S.Tahir, MA dan Dr. Nur Sangaji, Dea.

Komisioner KPU Sulteng Divisi Teknis, Samsul Gafur menyebutkan, selama tahapan Pemilihan Umum KPU Sulteng selalu memberikan informasi kepada masyarakat bukan hanya berdasarkan data, namun juga dengan regulasi.




“Penyelenggara pemilihan umum, selama ini telah menyampaikan informasi bukan hanya dengan data, tapi juga melalui regulasi,”sebutnya

Lukman S.Tahir dalam pemaparan materi peran media dan pilkada di Sulteng menjelaskan, media saat ini memiliki peran besar dalam menyebarkan informasi dan memiliki pengaruh yang kuat.

“Media sekarang yang kita ketahui di dominasi oleh media online, dimana media mempunyai pengaruh efek dan memberikan andil dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Nur Sangaji yang membawakan materi mengenai manajemen komunikasi publik menerangkan, media merupakan pilar keempat dalam demokrasi dari teori yang dikembangkan oleh Montesqiue salah satu filsuf dari Perancis.




“Penting bagi media dalam menyebarkan informasi sebagai konsumsi publik, yang harus berlandaskan kebenaran,”terang Nur.

Senada dengan itu, Komisioner KPU Divisi Data dan Parmas, Halima mengajak semua media yang hadir dalam FGD untuk bersama-sama melawan hoax.

“KPU Sulteng bersama media harus melawan hoax, disitu peran media dalam menyajikan fakta dan data,” tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *