KPU Palu Pastikan Setiap Tahapan Pilkada Sesuai Protokoler Covid 19

oleh -
Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid saat menyampaikan sambutan pada Rakor terkait Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Walikota dan Wakil Walikota Palu Tahun 2020. FOTO : MOH NURFIANSYAH

PALU, SULTENGNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu berkomitmen untuk tetap meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini, meski dalam situasi pandemi Covid-19.

Pilkada tahun ini tentu berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, karena beberapa tahapan bergeser dan bisa jadi dilaksanakan saat pandemi Covid 19 belum berakhir, sehingga harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak juga memakai masker.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid saat menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinadi (Rakor) terkait Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Walikota dan Wakil Walikota Palu Tahun 2020.

“KPU Palu tentu akan mengurangi tatap muka langsung dengan masyarakat disituasi seperti ini (Covid-19), namun tidak menurunkan kualitas Pilkada. Kita berharap tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih tetap sesuai dengan target yaitu 86 persen,” ujar Agussalim Wahid dalam sambutan pada Rakor dan Sosialisasi Tahapan, Selasa (23/05/2020).

Dikatakan, meski mengurangi beberapa kegiatan bertatap muka langsung dengan masyarakat, namun ada beberapa kegiatan yang nantinya penyelenggara tidak bisa menghindari tatap muka langsung dengan masyarakat seperti kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) data yang dalam waktu dekat ini akan mendatangi satu persatu rumah warga untuk memastikan terdaftar dalam DPT.

“Yah ada beberapa kegiatan kami (KPU) yang tidak bisa menghindari bertatap muka langsung dengan masyarakat, seperti kegiatan coklit dor to dor yang dalam waktu dekat ini mendatangi satu persatu rumah warga untuk memastikan warga tersebut telah terdaftar dalam DPT, tetapi ada hal yang menjadi kewajiban penyelenggara untuk memastikan setiap kegiatan sesui standar Protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini semua penyelenggara akan dilakukan rapid test, sehingga dia berharap pemerintah siap dengan alat rapid test yang dimaksud.

KPU Palu meminta masukan-masukan pada rakor dan sosialisai tahapan tahun ini, mulai dari kepolisian, TNI, petugas kejaksaan, pengadilan dan semua masyarakat ikut terlibat didalamnya, tentu yang dimaksud ini adalah memastikan bahwa penyelenggara melakukan tugasnya, tahapannya dengan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

“Saya berharap pemilihan tahun ini, tidak terjadi penurunan partisipasi masyarakat meski ditengah pandemi Covid-19,” tutupnya. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *