KPU Palu Pastikan PPDP Yang Bertugas Akan di Rapid Test

oleh -
Ketua KPU Palu, Agusalim Wahid saat memberikan sambutannya pada acara Sosialilasi Tahapan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih (Pencocokan dan Penelitian) di Hotel Santika, Rabu (15/07/2020). FOTO : MOH. NURFIANSYAH/SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu memastikan bahwa Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan turun dalam tugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilu akan melewati rapid test sebelum turun ke rumah warga.

“Jadi saya harapkan masyarakat tidak perlu takut, tidak perlu ragu kalau PPDP datang berkunjung kerumah untuk proses Coklit, karna semua petugas PPDP sebelum turun akan di rapid test terlebih dahulu,” ungkap Ketua KPU Palu, Agusalim Wahid saat memberikan sambutannya pada acara Sosialilasi Tahapan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih (Pencocokan dan Penelitian) yang berlangsung di Hotel Santika, Rabu (15/07/2020).

Selain di rapid test, Ketua KPU itu juga memastikan bahwa PPDP juga memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti rompi dilengkapi topi dan tanda pengenal.

“Nanti setelah di rapid test, PPDP juga dilengkapi dengan APD seperti rompi ada band lengkapnya, topi juga masker dan sarung tangan plastik sekali pakai,” jelasnya.

Dikatakan pemutakhiran merupakan prinsip dan prasyarat memastikan apakah pemilih telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tanpa adanya diskriminasi. Pada saat pencoklitan nantinya, PPDP akan mendahulukan orang yang berpengaruh di daerah tersebut, seperti ketua partai politik, ketua adat dan tokoh masyarakat.

“Jadi PPDP pada saat melukan tugas Pencoklitan akan memprioritaskan orang yang berpengaruh di daerah tersebut untuk di coklit seperti ketua adat, ketua partai politik dan tokoh masyarakat agar mereka mensosialisasikan kepada warga yang lain,” tuturnya.

Ketua KPU Palu juga mengatakan, terkait persoalan data pemilih merupakan persoalan klasik yang sering terjadi masalah – masalah yang tentunya kedepannya diharapkan Coklit ini, bukan hanya pekerjaan KPU. Namun pekerjaan ini merupakan pekerjaan semua pihak.

“Jika petugas PPDP turun kerumah, tolong diberitahukan, dikawal, ditegur jika masih ada warga Palu yang belum tercatat Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), karena pekerjaan ini merupakan pekerjaan kita bersama,” ungkpanya.

Seperti diketahui, Pencoklitan akan dimulai dari tanggal 18 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *