Korban Longsor Tambang di Buranga; Meninggal 2, Luka – Luka 6, Tertimbun 50 Lebih

oleh -
Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Lokasi tambang emas di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong, telah memakan korban jiwa.

Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parimo Isram mengaku, sebanyak delapan orang warga korban longsor pada lokasi tambang emas di Desa Buranga tersebut, telah mendapat tindakan perawatan medis.

“Saat ini, baru 8 orang yang kami tangani. 2 orang meninggal dunia dan sudah dijemput pihak keluarga. Kemudian, 3 orang saat ini, masih dalam penanganan observasi kesadaran. Sedangkan, sisanya mengalami luka – luka dan telah kembali ke rumah,”ungkap Isram saat di konfirmasi melalui pesan singkat di whatsapp, Rabu (24/02/2021).

Dia mengatakan, ketiga warga yang masih menjalani tindakan observasi kesadaran tersebut, merupakan warga Desa Lemo Utara dan Desa Sidole Barat.

“Warga Desa Lemo Utara Dua orang. Sedangkan, warga Desa Sidole Barat Satu orang,”terangnya.

Isram menyebut, berdasarkan informasi yang masuk kepadanya, sekitar 60 orang warga masih dalam kondisi tertimbun longsoran tambang emas pada wilayah Desa Buranga tersebut.

Sementara itu, berdasarkan informasi tim media ini yang berada pada lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), proses evakuasi masih terus berlangsung.

Untuk diketahui, salah seorang warga yang menjadi korban meninggal dunia adalah warga Desa Lemo Utara, berjenis kelamin wanita.

Diduga kuat aktifitas penambangan emas yang berlokasi di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong ini, ternyata masih belum memiliki izin atau Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Sayangnya, aktifitas pemanfaatan sumber daya alam pada perut bumi ini, hampir tidak lagi masuk dalam kategori penambangan secara tradisional, karena kegiatan pengerukkan dalam perut bumi sudah menggunakan alat berat jenis Exavator. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *