Komunitas Historia Sulteng : Sudah Saatnya Sulteng Punya Pahlawan Nasional

oleh -
Kordinator Historia Sulteng, Muhammad Herianto. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kordinator Historia Sulawesi Tengah (Sulteng), Mohammad Herianto menyebut sudah saatnya Sulteng memiliki pahlawan nasional.

“Kami merasa sudah saatnya Sulawesi Tengah mempunyai sosok pahlawan nasional,”ucap Herianto kepada sultengnews.com, Kamis (19/08/2021).

Sekaitan dengan itu kata Herianto, Komunitas Historia Sulteng mendukung pengusulan Pua Darawati atau Tombolotutu untuk dinominasikan menjadi pahlawan nasional dari Provinsi  Sulteng.

“Jika meyelisik  perlawanan yang dikobarkan oleh Tombolotutu  sejak Perang Bolano pada akhir 1900 hingga wafatnya beliau saat penyergapan pasukan Belanda di daerah Ulujarit, 17 Agustus 1901, tak terbayangkan  bagaimana heroiknya beliau melakukan perang gerilnya, dengan berpindah-pindah lokasi  sampai ke  Daerah Pantoloan untuk  terus mengobarkan bara perlawanan terhadap Kolonial Belanda,”terangnya.

Bahkan, Herianto berpendapat, Tombolotutu sangat layak jika dijadikan sebagai pahlawan nasional yang berasal dari Sulteng.

“Karenanaya  sosok beliau sangat layak untuk dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Tentunya menyesuaikan regulasi  Undang-unadan Nomor 20 Tahun 2009 Republik Indonesia tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan,”jelasnya.

Herianto berharapa jika Tombolotutu dapat dinobatkan menjadi pahlawan nasional dari Provinsi Sulteng, akan menjadi pembuka jalan bagi tokoh pejuang  Sulteng lainnya, agar juga  dapat meraih penghargaan yang sama.

Selain itu, bagian penting dari penyamatan tokoh Sulteng sebagai pahlawan nasional, kiranya bagi Herianto untuk memberikan nama-nama tokoh terhadap infrastruktur yang ada di Bumi Tadulako.

“Terlepas dari harapan itu, kami melihat perlunya usaha untuk membumikan sosok tokoh lokal melalui gerakan literasi dan masuk ke dalam kurikulum pelajaran sekolah di Sulteng, langkah lainnya yang juga penting adalah  dengan menamai sejumlah infrastruktur yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulteng dalam hal ini Kota Palu, dengan nama-nama tokoh lokal yang ada,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.