Komisi IV Rapat Bersama Mitra Melalui Aplikasi Zoom

oleh -
Suasana Rapat Komisi IV DPRD Sulteng melalui aplikasi zoom, yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Dr. Alimudin Paada. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Semua agenda DPRD Sulteng, tetap berjalan sesuai jadwal meski ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid – 19) atau virus Corona seperti yang dilakukan Komisi IV yang melakukan rapat melalui Aplikasi Zoom.

Rapat melalui aplikasi zoom itu, dipimpin ketua Komisi IV DPRD Sulteng Dr. Alimudin Paada dari ruang kerjanya di DPRD Sulteng, Rabu (22/4/2020).

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Satgas Gugus Tugas Covid -19, Bartholomeus Tandigala dalam kesempatan itu menyamaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng sudah melakukan beberapa hal diantaranya; 1). Penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulteng tentang gugus tugas penanganan penyebaran Covid-19 di Sulteng. 2) Penerbitan SK Gubernur Sulteng tentang masa keadaan tertentu atau keadaan darurat sampai dengan tanggal 29 Mei 2020 dan mengikuti jadwal pusat. 3). Melakukan realokasi anggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid -19 di Sulteng. 4). Penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) di setiap Rumah Sakit rujukan Kabupaten/Kota yang dilakukan Dinas Kesehatan Sulteng. 5). Rapat rencana penyaluran dana santunan sosial. 6). Sosialisasi tentang pemberlakuan tentang sosial distancing dan fisikal distancing. 7). Gubernur Sulteng melaui Dinas Kesehatan mengadakan alat visiar dan dalam waktu dekat akan segera di manfaatkan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido dalam kesempatan itu menyampaikan, anggaran Dinas Kesehatan bergerser sesuai aturan dari BPKAD. Dinas Kesehatan telah menerima bantuan APD dari Kementrian Kesehatan berjumlah 11.000 dan Dinas Kesehatan sendiri telah mengadakan 3.000, sehingga jumlah APD yang tersedia sebanyak 14.000.

“Semua stok data APD masuk di link pusat, sehingga dinas kesehatan tidak bisa memberikan jika masih ada stok barang yang ada di masing-masing dinas atau rumah sakit. Jadi setiap rumah sakit, wajib mengisi aplikasi setiap hari agar barang bisa diambil di Dinas Kesehatan gudang farmasi. Kemudian rapid Test yang tersedia dari Kementrian Kesehatan itu sebanyak 1.600,” jelas dr. Reny A. Lamadjido.

Diakhir rapat, Anngota Komisi IV DPRD Sulteng sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sulteng melalui gugus tugas Covid – 19 yang telah dibentuk oleh Gubernur Sulteng.

Setelah semua hal dirasa cukup, Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Dr. Alimudin Paada lalu menutup rapat tersebut. ***

Sumber : HumPro Setwan DPRD Provinsi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *